pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Was-was Dualisme Dukungan Parpol

Yugo: Berkarya Memang Kirim Dua Nama

MAKASSAR, BKM — Sejumlah partai politik (parpol) ditengarai mengeluarkan surat tugas atau rekomendasi yang ganda kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar. Tak hanya itu, rekomendasi dari parpol bahkan diduga kuat ada dukungan yang ganda untuk bakal calon bupati dan wakil bupati di kabupaten yang akan menggelar pemilihan bupati (pilbup) 9 Desember mendatang. Rasa was-was pun kini menghantui.
Untuk pemilihan wali kota (pilwali) Makassar, Partai Berkarya dikabarkan mengeluarkan rekomendasi untuk dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar. Demikian pula dengan Partai Perindo, juga disebut-sebut memberikan dukungan kepada lebih satu pasangan calon. Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih dulu dikabarkan telah mengeluarkan rekomendasi yang ganda.
Informasi yang beredar, PKS mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Irman Yasin Limpo yang berpasangan dengan Andi Zunnun Halid. Padahal sebelumnya partai ini telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Samsu Rizal MI yang menggandeng dr Fadli Ananda
Ketua Dewan pimpinan wilayah (DPW) PKS Sulsel Surya Darma menepis jika partainya memberikan rekomendasi ganda. Menurutnya, hingga kini PKS masih bersama pasangan Deng Ical-Fadli Ananda. “Hingga saat ini PKS masih bersama Dilan,” jelas Surya Darma, Selasa (28/7).
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kota Makassar Yusuf Gunco (Yugo), menegaskan bahwa hingga kini belum ada rekomendasi yang keluar dari Partai Berkarya. “Tapi diusulkan dari DPD Makassar Pak Munafri Arifuddin, sementara yang diusul dari DPW Berkarya Sulsel Pak Irman Yasin Limpo,” ujar Yugo, kemarin.
Yugo membenarkan ada dua calon yang diusul ke DPP. ” Jadi memang ada dua orang yang diusul ke DPP,” tambahnya.
Lantaran dualisme usulan ke DPP, maka DPW bersikap dan berujung dengan memberhentikan Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar Yusuf Gunco. “Itulah yang menjadi perseteruan antara DPD dengan DPW,” pungkas mantan anggota DPRD Makassar ini.
Partai Perindo juga membantah jika partainya punya dukungan ganda. Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Sanusi Ramadan secara tegas membantah isu tersebut. Menurut Sanusi, hingga kini partai belum pernah mengeluarkan rekomendasi maupun surat tugas kepada salah satu bakal calon wali kota Makassar. “Belum ada rekomendasi atau surat tugas yang keluar,” tandas Sanusi.
Lalu ke mana kecenderungan Partai Perindo mengusung pasangan calon wali kota Makassar? Sanusi menyebut bila partai bentukan Harry Tanoe ini cenderung mendukung atau mengusung pasangan Munafri Arifuddin- Abdul Rahman Bando. “Kencenderungan Partai Perindo mengarah ke pasangan Appi – ARB,” imbuhnya.

Mappinawang: Nanti Terseleksi

Pengamat politik Dr Mappinawang menanggapi soal adanya isu dualisme dukungan atau rekomendasi partai politik yang ganda.
Menurutnya, semuanya akan terseleksi dengan baik ketika mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.
“Nanti akan terseleksi setelah rekomendasi itu digunakan untuk mendaftarkan calon di KPU. Sekarang bisa saja parpol memberikan rekomendasi kepada lebih dari satu calon. Karena itu calon harus siap-siap dengan risiko yang mungkin buruk ketika mendaftar atau diverifikasi di KPU,” jelas mantan ketua KPU Sulsel ini, kemarin.
Pengamat politik dari Unhas Dr Andi Haris juga memberikan analisa.
“Saya kira itu (dukungan ganda parpol) biasa-biasa saja. Toh pada akhirnya juga nanti siapa calon yang lobinya kuat dengan parpol, maka calon itulah yang akan diusung di pilwali,” jelas Andi Haris. (rif)




×


Was-was Dualisme Dukungan Parpol

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar