TAKALAR, BKM — Meski tak semarak seperti tahun-tahun sebelumnya dalam melaksanakan detik detik kemerdekaan, namun momentum hari peringatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar tetap berjalan khidmat dengan proses psycal distancing (jaga jarak). Di tengah pandemi virus Corona, jumlah peserta yang diikutkan upacara dibatasi masing-masing berjumlah 10 orang. Termasuk pasukan pengibar bendera.
Wakil Bupati Takalar, H Achmad Se’re menjadi pembina dalam upacara bendera yang berlangsung di halaman upacara kantor bupati Takalar, Senin (17/8). ”Dalam peringatan HUT kali ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kita sedang berperang melawan virus Covid-19 yang berpengaruh besar bukan hanya pada kesehatan, tapi juga terhadap perekonomian. Namun, momentum hari ini mari kita jadikan motivasi untuk membangun perekonomian kita,” kata Wabup Takalar, H Achmad Se’re.
Perayaan hari kemerdekaan RI ke-75 tahun ini dirangkaikan dengan penyerahan satya lencana karya satya untuk tiga orang PNS dengan masa kerja 10, 20, dan 30 tahun serta pemberian penghargaan bagi kecamatan dan kelurahan dan desa dengan realisasi pajak mencapai 100 persen.
Masing-masing yang mendapatkan penghargaan yakni Erfan Najamuddin dengan masa kerja 10 tahun, Maskuti Dawi masa kerja 20 tahun, dan Abbas dengan masa kerja 30 tahun. Serta Camat Kepulauan Tanakeke dan Lurah Bulukunyi yang berhasil merealisasikan pajak hingga 100 persen.
Selain itu, penyerahan remisi terhadap para tahanan di Lapas kelas II B Takalar serta ziarah makam pahlawan yang digelar secara terbatas. (ira/c)
Pemkab Takalar Gelar Upacara Gunakan Sistem Jaga Jarak
×

