pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Aksi Unjuk Rasa di Peringatan Sumpah Pemuda

MAKASSAR, BKM — Gerakan elemen buruh atau pekerja di Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal melakukan unjukrasa bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda mulai mencuat. Tidak sedikit konfederasi secara terang-terangan memutuskan untuk turun.
Dua konfederasi serikat buruh dan pekerja ini, yaitu dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulsel dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sulsel yang memutuskan tidak menggelar unjuk rasa dimomen ini.
Kordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulsel, Andi Mallanti menyatakan, aksi unjuk rasa oleh KSBSI Sulsel tetap bakalan dibuat. Tetapi melalui Federasi Serikat Buruh (FSB) Kamiparho KSBSI Makassar.
”Kami KSBSI Sulsel memiliki federasi juga. Federasi itu bernama Kamiparho. Dan itu yang akan turun besok (hari ini),” jelas Andi Mallanti kepada BKM, Selasa (27/10).
Dalam aksi unjukrasa yang digelar FSB Kamoparho yang bertepatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020, mendesak kepada Presiden RI, Joko Widodo membatalkan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja dan membentuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu).
”Tuntutan dalam aksi besok tetap sama, yakni meminta kepada presiden membentuk Perpu membatalkan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja. Soal estimasi massa dapat mencapai ribuan, karena kami aliansi juga,” terangnya.
Adapun dari Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sulsel, Abdul Muis, mengatakan, pihaknya masih menahan diri untuk turun melakukan aksi unjuk rasa. Alasannya KSPSI Sulsel telah menyampaikan aspirasi ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, berkaitan dengan permintaan pembentukan Perpu pembatalan UU Cipta Kerja Omnibus Law.
Walaupun demikian, Muis tetap memberikan semangat dan apresiasi seluruh elemen masyarakat yang akan melakukan aksi unjukrasa. Begitu pula pada anggotanya yang turun aksi dengan beraliansi.
”Awal November kemungkinan kami kembali turun. Dengan agenda besar terlebih jika aspirasi tidak terpenuhi. Inilah sekarang yang kami tunggu hasil dari aspirasi kami yang gubernur sudah sampaikan ke Jakarta,” tutupnya. (arf)



×


Aksi Unjuk Rasa di Peringatan Sumpah Pemuda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar