pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov Lanjutkan Proyek IPA yang Mandek

Rp25 Miliar Dianggarkan di RAPBD 2021

MAKASSAR, BKM — Proyek Strategis Nasional (PSN) Instalasi Penyedia Air (IPA) Mamminasata rencananya akan dilanjutkan kembali tahun depan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memfokuskan agar proyek yang telah mandek kurang lebih tujuh tahun itu bisa diimplementasikan.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulsel Junaedi mengatakan, Pemprov Sulsel melalui RAPBD 2021 telah menganggarkan Rp25 miliar untuk pembangunan IPA tersebut. Ia menyebutkan, IPA Mamminasata merupakan salah satu program RPJMN di masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
“Butuh waktu, butuh proses studi bagaimana melakukan sosialisasi di 2021. Karena ini masih masuk menjadi PSN dalam RPJMN pemerintahan Jokowi-Maruf, maka tetap kita lanjutkan,” ucap Junaedi.
Namun sejauh ini, pembangunan terkendala lahan. Sehingga perlu ada sinergi antara Pemkot Makassar, Maros, Gowa dan Takalar. Ke depan, Parseroda Sulsel yang akan mengelola IPA tersebut.
“Dengan siapnya di lapangan, maka pembangunan instalasi air minum akan cepat bergerak. Star tanggal 2 Januari 2021,” tutur Junaedi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, peningkatan layanan air bersih akan dilakukan melalui pembangunan SPAM Regional yang diprioritaskan pada pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum Regional (SPAM) Kawasan Perkotaan Mamminasata yang pada tahun 2021 sudah memasuki tahap pelaksanaan konstruksi.
“Penganggaran pembangunan tersebut dilakukan secara bersinergi antara APBN yang diarahkan pada pembangunan IPA. Sedangkan anggaran APBD provinsi sebesar Rp25 miliar diarahkan untuk pembangunan jaringan distribusi utama,” ucap Andi Sudirman.
Selain pembangunan SPAM Regional, peningkatan layanan air bersih juga diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat di pulau-pulau melalui kegiatan pembangunan arsinum (air siap minum).
Sedangkan untuk peningkatan pelayanan irigasi, diprioritaskan pada kegiatan rehabilitasi serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, khususnya pada kabupaten yang berperan sebagai lumbung pangan provinsi dengan mengoptimalkan sinergitas berbagai sumber pendanaan. Di antaranya Dana Alokasi Khusus (DAK), serta hibah program IPDMI.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rudy Djamaludin, mengatakan, SPAM Mamminasata merupakan kebutuhan yang meliputi empat daerah, yakni Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa dan Takalar. Karena itu sangat penting untuk melaksanakan program tersebut.
Rencananya, SPAM ini akan dibangun di Somba Opu, Gowa. Dirancang untuk dapat mengalirkan air baku sebanyak 1.000 liter per detik, dan dapat memenuhi kebutuhan air di kawasan Maminasata. (nug)




×


Pemprov Lanjutkan Proyek IPA yang Mandek

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar