pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polimarim Diminta Siapkan Tenaga Terampil, Terdidik, dan Ahli

Dilantik Jadi Direktur, Amrin Pilih Tenaga Profesional

MAKASSAR, BKM — Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Jasruddin memberi apresiasi terhadap kabinet baru di jajaran Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar periode 2020-2024. Sebab di dalamnya terdapat tenaga profesional yang siap bersinergi dalam memajukan kampus.

Hal itu disampaikan Prof Jas –sapaan akrabnya– ketika memberi sambutan usai melantik Direktur Polimarim AMI Makassar Amrin Rani di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Sabtu (5/12). Pelantikan dihadiri Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Dr Husain Syam, Direktur Program Pascasarjana (PPs) UNM Prof Hamsu A Gani, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Karya Darma Hj Halija Nur dan pengurus lainnya, serta para mitra Polimarim AMI.

Parade pedang pora mengawali prosesi pelantikan. Disusul a’ngaru, tari-tarian serta pembacaan doa. Kepala LLDikti kemudian melantik Amrin Rani sebagai direktur Polimarim AMI untuk periode kedua tahun 2020-2024.

Usai dilantik, giliran Amrin yang melantik kabinet barunya. Yakni dua tenaga ahli, empat wakil direktur, serta sejumlah pejabat lainnya yang berjumlah 11 orang.

”Karena saat ini kita tengah dalam situasi pandemi covid-19, maka izinkan kami yang barusan dilantik untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua yang telah hadir dalam acara ini. Mohon maaf tidak ada pemberian ucapan selamat secara langsung dengan berjabat tangan,” tutur Amrin didampingi istri, ketua YPTKD serta para pejabat yang baru dilantik dari atas panggung.

Seorang taruni yang menjadi pewara dalam acara ini, mengumumkan bahwa hal itu sebagai bagian dari protokol kesehatan covid-19. Ia lalu meminta seluruh hadirin untuk berdiri, lalu meminta memberikan tepuk tangan meriah. Suara gemuruh aplaus terdengar.

Setelah suasana hening, Armin memberi komando istri dan para pejabatnya di atas panggung untuk memberi hormat kepada seluruh hadirin. Mereka menyilangkan tangan kanan ke dada kiri lalu membungkuk ke arah para tamu.

Prof Dr Jasruddin dalam sambutannya, memuji sosok Amrin Rani yang kembali dipercaya memimpin Polimarim untuk periode kedua.

”Saya sering-sering berkunjung ke Polimarim, dan memberi apresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pak Amrin. Tidak salah jika ketua yayasan memberi kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua. Kabinetnya juga profesional,” ujar Prof Jasruddin.

Mantan Direktur PPs UNM ini juga menjelaskan tentang kehadiran Rektor UNM Prof Husain Syam dan Direktur PPs UNM Prof Hamsu A Gani dalam pelantikan ini. ”Pak Direktur Polimarim saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral di UNM. Jadi sebentar lagi beliau akan menyandang gelar doktor,” terangnya.

Di sela-sela sambutannya, Prof Jasruddin juga sempat memperkenalkan Wakil Rektor III UNM Prof Dr Sukardi Weda yang hadir dalam pelantikan. Pejabat UNM yang hadir mengenakan jaket kebesaran kampus ini, disebut rajin sekolah. Bahkan ia mengoleksi enam gelar magister. Semua diperoleh dari perguruan tinggi negeri. Termasuk dari UIN Alauddin.

”Prof Sukardi Weda ini menyeimbangkan antara hubungan vertikal dan horizontal. Jadi Anda yang baru satu gelar magisternya, jangan terlalu berbangga dulu,” tandasnya memberi motivasi.

Dalam kesempatan itu, Prof Jasruddin mengingatkan sejumlah masalah penting tekait pendidikan tinggi ke depan. Ia menyebut, pada tahun 2030, angka partisipasi kasar ditargetkan 40 persen. Artinya, 400 dari 1.000 alumni SMA akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pada saat itu diperkirakan kebutuhan tenaga terdidik, terampil, dan ahli mencapai 113 juta. Di sinilah dibutuhkan peran lembaga pendidikan vokasi seperti Polimarim. Mereka harus mampu menciptakan tenaga terdidik, terampil, dan ahli sesuai kebutuhan.

“Kalau hanya siapkan tenaga terdidik saja, mungkin ahli tapi tidak terampil, maka mungkin tidak bisa mengisi kebutuhan pada 2030 itu,” lanjutnya.

Makanya, politeknik yang kurikulumnya 70 persen keterampilan harus menjadi ujung tombak. “Kalau tidak mampu siapkan tenaga terampil 2030, maka itu kesalahan politeknik, termasuk Polimarim,” tandasnya.

Prof Jasruddin juga bercerita kisah alumni Polimarim yang bekerja di perusahaan Belanda yang ada. Alumni tersebut diuji langsung oleh Prof Jasruddin. Gaji yang diterimanya tiga kali lipat dari guru besar.

Direktur Polimarim AMI Amrin Rani, menyampaikan terima kasih kepada kepala LLDikti yang selama ini memberi support serta motivasi dalam pengembangan kampus yang dipimpinnya. Momen pelantikan ini dijadikan Amrin guna memajukan kampus, karena masih ada sejumlah program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

”Mengingat tantangan kerja ke depan yang semakin ketat dan rumit, tentu kita menyiapkan SDM yang mumpuni. Lewat LLDikti kita akan melaksanakan program tanpa keluar dari aturan yang ditentukan,” tandas Amrin. (*/rus)



×


Polimarim Diminta Siapkan Tenaga Terampil, Terdidik, dan Ahli

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar