MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menyayangkan kondisi armada truk pengangkut sampah yang berada di kecamatan dalam Kota Makassar yang mulai rusak dan kurang terawat.
Kerusakan tersebut, karena pemeliharaan truk sampah tersebut bukan dilakukan langsung penganggarannya dari pihak kecamatan tetapi masih dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.
Olehnya itu, melihat kondisi truk sampah yang menumpuk dan rusak, dewan mendesak Pemerintah Kota Makassar mengalihkan penganggaran perbaikan dan pemeliharaan truk sampah ke kecamatan.
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Anwar Faruq, kepada BKM, Minggu (13/12), mengatakan, kerusakan armada sampah terus menjadi persoalan.
int
Anwar Faruq
“Persoalan ini jangan terus berulang hingga tahun depan. Makanya kita minta jangan lagi Dinas PU yang menangani anggaran pemeliharan truk sampah tetapi sudah harus dialihkan ke kecamatan masing-masing. Nanti pihak kecamatan yang menunjuk pihak ketiga yang akan memperbaiki jika ada truk sampah yang rusak,” ungkapnya.
Lanjut legislator Fraksi PKS ini bahwa pihaknya akan mengupayakan adanya pengalihan biaya pemeliharaan sehingga anggaran kecamatan akan dinaikkan, termasuk juknis dan regulasi yang menaungi juga harus dipastikan jelas.
“Ini bisa dialihkan karena sebenarnya ada perdanya itu yakni Perda Nomor 11 tahun 2011. Hanya saja, agak bertolak belakang dengan perwali, jadi ini yang mau kita perbaiki ke depannya agar regulasi pelayanan dan retribusi sampah bisa lebih jelas,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo menambahkan, keluhan armada lambat dan kebanyakan rusak cukup beralasan. Dikarenakan perbaikan truk hanya dilakukan pada satu tempat yaitu Dinas Pekerjaan Umum, banyaknya jumlah truk kemudian bertumpuk sehingga pengerjaannya menjadi lama.
“Sehari saja mereka tidak beraktifitas, sampah bisa bertumpuk karena volume sampah setiap hari tinggi. Kalau dipihak ketigakan nanti pihak kecamatan yang menunjuk bengkel mana yang mau dia pakai untuk perbaikan sisa pertanggungjawabann jelas,” tegasnya.(ita)

