UPAYA memutus mata rantai penyebaran covid-19 terus dilakukan. Di sektor transportasi, bukan hanya angkutan darat dan udara yang menerapkan protokol kesehatan (prokes), tapi juga penyelenggara transportasi laut.
PT Dharma Lautan Utama (DLU) adalah salah satu operator angkutan kapal laut yang mengoperasikan armadanya di Makassar. Kapal milik DLU melayani rute pelayaran hampir setiap hari. Misalnya, Makassar-Surabaya setiap hari Selasa dan Jumat, Senin dan Rabu ke Bau-bau, serta Jumat ke Batulicin.
Di tengah pandemi yang masih berlangsung saat ini, manajemen DLU berusaha mencegah penularan covid-19, baik di kalangan karyawan maupun penumpang. ”Untuk karyawan, hal-hal umum yang diterapkan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan covid-19. Seperti harus menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak. Sebelum masuk kantor, semua dicek suhu tubuhnya. Bila ada yang suhu tubuhnya tinggi, diminta untuk pulang dan beristirahat di rumah, ” ungkap Manajer Cabang PT DLU Boediono.
Selain itu, ada ‘terapi’ khusus yang dilakukan terhadap pegawai di kantor DLU. Setiap dua hari sekali semua karyawan diasup dengan jamu sebagai suplemen. Ramuan herbal yang dibuat khusus ini dikonsumsi oleh semua kru, baik yang ada di darat maupun di atas kapal.
”Setiap hari ada program berjemur di atas jam 10 selama 15 menit. Kru juga rutin konsumsi vitamin D dan E. Kantor rutin disemprot disinfektan,” terang Boediono.
Hal yang sama juga diterapkan bagi calon penumpang. Protokol kesehatan mereka jalankan secara ketat. Salah satunya wajib rapid test, sebagai bukti bahwa mereka tidak sedang bergejala ketika naik kapal. Di terminal juga dilakukan pengecekan suhu tubuh.
Selanjutnya, sebelum penumpang yang baru naik hendak memasuki kapal, seluruh fasilitas yang biasa digunakan pelanggan langsung disemprot. Ruang ekonomi dan VIP disemprot disinfektan seusai penumpang turun dari kapal.
”Dengan penerapan prokol kesehatan ini, armada kami terus beroperasi melayani pelanggan tanpa ada gangguan akibat covid. (*/rus)

