pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BI Berupaya Hindari Terjadinya Credit Crunch

JAKARTA, BKM — Bank Indonesia (BI) menyebutkan telah berupaya untuk menghindari terjadinya credit crunch atau krisis kredit di industri. Salah satunya dengan mempertemukan langsung pelaku usaha dengan perbankan. Hal ini dilakukan agar pembiayaan perbankan kepada dunia bisa kembali dilakukan.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan, BI terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat sinergi untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang diperlukan untuk menjadi ‘jamu manis’ di sektor keuangan.
”Kita langsung juga mempertemukan perbankan dengan dunia usaha. 25 dunia usaha kita pertemukan dengan perbankan. Itu adalah yang tadi menjawab pertanyan untuk mengatasi credit crunch. Itu diharapkan secara bertahap bisa mendorong dunia usaha mendorong kredit dan tentu saja mendorong ekonomi kita,” kata Perry dalam dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/2).
Pada dasarnya, credit crunch adalah penurunan aktivitas kredit karena perbankan mengalami kelangkaan sumber dana. Namun, credit crunch juga bisa disebabkan oleh keengganan perbankan menyalurkan kredit karena tidak ada permintaan.
Sejalan dengan itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebutkan, terjadinya credit crunch disebabkan demand kredit. Terutama dari perusahaan-perusahaan yang masih belum pulih kondisinya dari krisis akibat Covid-19.
”Mungkin bank tak mau melakukan pinjaman dan bank memberikan perusahaan ke bank atau perusahaan belum mau minjem lagi. Ini jadinya dua-duanya perusahaan baik, belum mau ekspansi dan perusahaan cover, tapi bank gak mau ambil kredit. Pinjaman di bank bisa dijamin pemerintah,” kata Sri Mulyani dalam kesempatan yang sama. (int)



×


BI Berupaya Hindari Terjadinya Credit Crunch

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar