BULUKUMBA, BKM — Jelang akhir masa jabatannya, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali menerima dua penghargaan sekaligus dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan.
Masing-masing penghargaan Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPKP Sulsel Arman Sahri Harahap kepada Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, didampingi Penjabat Sekretaris Kabupaten Misbawati A Wawo, serta Inspektur Kabupaten Andi Sri Arianti di Kantor BPKP Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (9/2).
Arman Sahri menyampaikan bahwa belum banyak pemerintah kabupaten yang menyandingkan dua capaian penghargaan ini sekaligus. Hanya beberapa saja. Salah satunya Bulukumba
.
Dikatakannya, ini adalah model awal untuk Bulukumba agar bisa meningkatkan kualitas SPIP-nya. Waktu penilaian sampelnya di 13 OPD, sehingga diharapkan OPD tersebut menjadi contoh bagi OPD lain, dan secara keseluruhan tingkat maturitas pemerintah kabupaten bisa lebih tinggi.
“Level 3 itu masih medium. Level tertinggi ada di level 5. Jangan puas sampai situ saja. Harus lebih luas dan tingkatkan,” pintanya.
Untuk diketahui, maturitas sistem pengendalian intern secara sederhana diartikan sebagai ukuran kualitas dari sistem pengendalian intern pada suatu organisasi. Semakin tinggi maturitasnya semakin baik pula kualitas sistem pengendalian intern organisasi itu. Maturitas sendiri berasal dari kata maturity yang terjemahannya adalah kematangan atau kedewasaan.
Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan terima kasih atas pendampingan BPKP sehingga Bulukumba bisa berada pada level 3. Hal ini hasil dari upaya bersama jajaran pemkab melaksanakan maturitas penyelenggaraan SPIP.
“Setelah saya berakhir, saya berharap level SPIP dan APIP ini tidak stagnan atau turun, tapi harus lebih tinggi lagi,” ungkap bupati yang akan berakhir masa jabatannya pada 17 Februari mendatang.
Pada momentum tersebut, AM Sukri Sappewali sekaligus mohon pamit kepada kepala Perwakilan BPKP dan jajarannya serta memberikan piagam penghargaan Pemkab Bulukumba sebagai bentuk terima kasih atas pendampingan dan bimbingan BPKP.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Mohon maaf jika ada hal kurang berkenan,” ujarnya.
Di Sulsel, hanya ada delapan kabupaten/kota yang menyandingkan dua penghargaan ini secara bersamaan. Yakni Bulukumba, Wajo, Gowa, Sidrap, Luwu Utara, Bantaeng, Pinrang, dan Palopo. (min/c)

