pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Wabup Beri Penghargaan Capaian Kinerja OPD Terbaik

MALILI, BKM — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Ekspose Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Tahun 2020. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (10/2).
Rapat juga berlangsung secara virtual. Dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Sekretaris Kabupaten H. Bahri Suli, para kepala OPD, camat, kabag, kabid serta unsur terkait lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapelitbangda Luwu Timur Dohri As’ari, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan ekspose RKPD 2020 untuk menilai dan mengevaluasi pencapaian target rencana program dan kegiatan prioritas daerah, sebagaimana tercantum dalam RKPD Tahun Anggaran 2020. Juga untuk memperoleh gambaran capaian target kinerja dan pendanaan, mengidentifikasi permasalahan RKPD tahun 2020.
“Untuk realisasi anggaran perubahan RKPD tahun 2020, pencapaian kinerja dan realisasi keuangan berada pada kategori sangat tinggi (ST) dengan realisasi anggaran sebesar 94,62 persen. Jika dibandingkan tahun anggaran 2019 sebesar 94,41 persen, maka capaian kinerja dan realisasi keuangan di tahun 2020 sedikit lebih baik,” jelasnya.
Ada beberapa permasalahan dalam pencapaian kinerja 2020. Di antaranya pemberlakuan pergeseran anggaran dalam rangka refocusing pandemi covid-19. Hal itu menyebabkan rencana pendapatan daerah berubah, sehingga belanja daerah pun harus menyesuaikan.
“Prosedur tatanan baru untuk beradaptasi dengan covid-19 , serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan, melahirkan sistem bekerja dari rumah, pertemuan konsultasi, koordinasi serta peningkatan kapasitas yang tadinya bertatap muka, kini lebih banyak sifatnya daring. Hal ini memberi dampak terhadap pencapaian kinerja program dan kegiatan,” terangnya.
Adapun rekomendasi penyelesaian permasalahan yang timbul dalam RKPD 2020, menurut Dohri, di antaranya adalah setiap perangkat daerah mengopimalkan fungsi pengendalian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan, sehingga lebih dini mendeteksi permasalahan yang timbul dan mencari jalan keluarnya. Diharapkan semua level memahami indikator kinerja masing-masing.
Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dalam arahannya terkait ekspose RKPD 2020 mengatakan, pengendalian dan evaluasi merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari perencanaan pembangunan daerah. Tujuannya adalah untuk menjamin keberhasilan pencapaian rencana pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Hari ini kita semua berkumpul untuk melihat dan mengetahui sampai di mana tahapan kita sekarang dan ke mana tahapan tersebut akan berlanjut. Saya berharap kita bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat secara substansi, dan terus berjuang mengembangkan kreativitas dan inovasi dengan memanfaatkan segenap potensi sumber daya yang ada guna mempercepat tujuan pemerintahan ked epan, baik dalam mencapai visi misi Kabupaten Luwu Timur 2021 maupun dalam mencapai tujuan jangka panjang Kabupaten Luwu Timur,” jelasnya.
“Insya Allah kemungkinan hari ini adalah hari terakhir kita bersama-sama dalam rapat Pemerintah daerah. Karena pada tanggal 16 Februari 2021, saya bersama almarhum H Muhammad Thoriq Husler telah mengakhiri masa jabatan di periode 2016-2021. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas sumbangsih bapak dan ibu dalam melaksanakan dan mewujudkan program pemerintah daerah selama 5 tahun ini. Jika selama berinteraksi ada hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf kepada seluruh pimpinan OPD dan ASN. Insyaallah, semoga kita kembali dipertemukan di kesempatan lainnya,” tambahnya.
Setelah menyampaikan arahannya, Irwan Bachri Syam memberikan penghargaan kepada para perangkat daerah, kecamatan dan puskesmas yang memperoleh capaian kinerja terbaik tahun 2021 se-Kabupaten Luwu Timur. Untuk OPD terbaik, peringkat pertama Dinas Pendidikan (nilai 99,27), peringkat dua Dinas Lingkungan Hidup (nilai 98,85), serta peringkat tiga Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (nilai 98,83).
Untuk kecamatan dengan capaian kinerja terbaik, peringkat satu Kecamatan Kalaena (nilai 99,08), disusul peringkat kedua Kecamatan Wasuponda (nilai 98,95), dan peringkat tiga Kecamatan Burau (nilai 98,37).
Sementara puskesmas, peringkat pertama Puskesmas Wasuponda (nilai 97,67), peringkat dua Puskesmas Malili (nilai 91,70), dan peringkat tiga Puskesmas Kalaena (nilai 91,47). (rls)




×


Wabup Beri Penghargaan Capaian Kinerja OPD Terbaik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar