MAKASSAR, BKM — Untuk mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi di ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, PT Fintek Karya Nusantara atau yang biasa dikenal LinkAja, secara resmi bekerja sama dengan Pemkot Kendari, melalui penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang digitalisasi layanan sistem pembayaran menggunakan aplikasi LinkAja.
Naskah kerjasama tersebut ditandatangani Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir bersama Head of Government Project LinkAja, M Rendi Nugraha, di Pantai Nambo Kendari, dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
Didukung sepenuhnya Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, kegiatan penandatanganan nota kesepakatan bersama ini bertujuan mengakselerasi percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan transaksi nontunai di Kota Kendari.
H Sulkarnain Kadir mengatakan, Kota Kendari adalah yang pertama di Sulawesi Tenggara untuk memulai program digitalisasi ini. ”Kami bersepakat kemarin di November, Alhamdulillah, Februari ini sudah terealisasi. Tentu ini hanya langkah awal. Mudah-mudahan setelah terbentuknya TP2DD ini segera bergerak. Karena ini tim gabungan. Kami disupport Bank Indonesia, LinkAja, dan Bank Sultra sebagai fasilitator transaksi ini. Ya, mudah-mudahan nanti semakin banyak merchant yang bisa kita akses dan juga pelaku-pelaku usaha semakin banyak yang bisa terlibat dalam program digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” kata Sulkarnain.
M Rendi Nugraha selaku Head of Government Project LinkAja mengatakan, sebagai uang elektronik nasional yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian ekonomi, LinkAja telah secara konsisten melakukan berbagai kerja sama strategis untuk dapat menghadirkan layanan keuangan digital yang merata kepada seluruh masyarakat.
”Kerja sama LinkAja dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari kali ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah. Kami harap kolaborasi baik ini dapat menghadirkan kemudahan transaksi digital yang aman, nyaman, dan cepat bagi warga Kota Kendari, sekaligus mengoptimalkan pendapatan pemerintah daerah setempat, ujar Rendi.
Hingga saat ini, LinkAja telah menjalin kerja sama strategis dengan dengan Pemerintah Daerah di 13 kota dan provinsi di Indonesia, seperti Kota Makassar, Kota Cirebon, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Provinsi Aceh, Kabupaten Lebak, Provinsi Sumatra Selatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Gorontalo, Kabupaten Banyuwangi, serta Kabupaten Bone Bolango, dengan fokus utama pada digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Untuk pembayaran pajak secara nontunai, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), LinkAja telah hadir di lebih dari 67 Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia. Selain itu, LinkAja juga turut memberikan kemudahan transaksi elektronik di pasar tradisional, UMKM setempat, serta berbagai objek wisata lokal. (mir)
LinkAja Dukung Perluasan Digitalisasi
×

