pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

OJK Harap Relaksasi PPnBM Dorong Pertumbuhan Kredit

JAKARTA, BKM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap relaksasi PPnBM dan penerapan DP 0 persen dapat mengungkit permintaan dan mendorong pertumbuhan kredit.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyampaikan restrukturisasi di industri perbankan mencapai Rp971 triliun dan di lembaga keuangan non bank hampir Rp200 triliun. Hal ini memberikan ruang bagi perbankan untuk bisa bertahan dan bangkit pada 2021.
Selanjutnya, OJK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan masih harus berupaya keras agar ekonomi segera bangkit di kuartal pertama tahun ini.

Adapun pemerintah telah mengumumkan penurunan PPnBM untuk mobil tertentu yang berlaku mulai 1 Maret 2021. Wimboh mengatakan penurunan PPnBM dan DP 0 persen ini diharapkan bisa mengungkit permintaan di sektor konsumsi, khususnya kendaraan bermotor.
”Dan kita harapkan ini bisa mendorong pertumbuhan perkreditan dan juga demand,” katanya seperti dikutip dari salah satu media, Rabu (17/2).
Berdasarkan data Bank Indonesia, total kredit per Desember 2020 sebesar Rp5.482,5 triliun atau turun 2,7 persen yoy (year on year). Penurunan kredit terjadi di semua jenis penggunaan, yakni kredit modal kerja -4,9 persen yoy, kredit investasi -1 persen yoy, dan kredit konsumsi -0,7 persen yoy. Di segmen konsumsi, kredit kendaraan bermotor turun paling dalam yakni sebesar 24,4 persen yoy. (int)



×


OJK Harap Relaksasi PPnBM Dorong Pertumbuhan Kredit

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar