pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Smart City dan Jaringan Internet Tiap Desa di Selayar

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) telah menyusun program strategis dalam mendukung program 100 hari bupati dan wakil bupati terpilih. Ada tiga yang menjadi sektor unggulan sesuai dengan potensinya, sehingga sektor-sektor lain diharapkan mampu menunjang sektor utama.
Pertama adalah membangun desa online. Melalui program ini, semua bentuk pelayanan publik berbasis online. Dimulai dari data kependudukan, pengurusan hal-hal yang bersifat administratif, semuanya dilakukan secara daring.
”Artinya, semua hal-hal yang biasanya diurus secara manual itu bisa dalam genggaman masyarakat, yang penting ada akses internet,” ujar Kepala Bidang Humas Diskominfo-SP Pemkab Kepulauan Selayar Mursalim yang berkunjung ke redaksi BKM Lantai III Gedung Graha Pena, Jumat (19/2). Ia juga tampil dalam sesi podcast di studio mini BKM.
Sebagai OPD pembina terkait pembangunan jaringan dan akses internet di Kabupaten Kepulauan Selayar, Diskominfo menurut Mursalim, berharap ada desa-desa yang dijadikan pilot project. Karena secara geografis, tentu ada beberapa desa yang ada di Selayar kepulauan secara akses masih agak sulit dengan jaringan internet.
”Solusi untuk mengatasi hal itu, kita akan berkomunikasi dengan Kementerian Kominfo terkait bagaimana caranya menghadirkan jaringan internet di setiap desa,. Kita berharap rencana strategi OPD dan kabupaten ini bisa tuntas sampai lima tahun ke depan,” terang Mursalim lagi.
Kedua, lanjut Mursalim, pembangunan smart city. Diharapkan, Benteng yang merupakan kota kecil di Selayar diharapkan menjadi kota cerdas atau yang biasa disebut smart city. Di sana tak lagi ditemukan baliho-baliho yang terpasang di pinggir jalan. Karena rencananya akan dibangun pusat informasi elektronik, disertai pemasangan alat pengawasan CCTV di tempat umum. Fasilitas tersebut akan terintegrasi langsung yang ke ruang kerja bupati.
”Ketiga, semua tempat-tempat umum masyarakat bebas mengakses internet, seperti rumah sakit, atau pasa. Apalagi di zaman seperti sekarang semuanya bisa menfaatkan fasilitas internet. Misalnya mau belanja sayur saja, tidak perlu ke pasar. Cukup di rumah saja,” kata Mursalim memberi contoh.
Disebutkan Mursalim, di Selayar terdapat lima kecamatan di wilayah kepulauan dan enam di wilayah daratan. Biasanya akses internet sangat terbatas bagi mereka yang bermukim di wilayah kepulauan. Bahkan untuk menelepon keluarganya yang ada di Kota Benteng.
”Dengan akses internet yang bebas, masyarakat yang berada di tempat-tempat umum dan selama ini pola komunikasinya terputus, bisa dibangun kembali dengan kemudahan-kemudahan. Apalagi di masa pendemi ini, tentu hampir semua orang terbatas pergerakannya, tapi selalu sadar bahwa bukankah teknologi selalu menghadirkan banyak solusi, dan sebagai orang yang ingin berubah tentu harus memanfaatkan potensi-potensi itu,” tandas Mursalim.
Dengan hadirnya program program prioritas ini, menurut Mursalim, beberapa hal yang dianggap prioritas oleh bupati dan wakil bupati Selayar bisa terwujud. Tolok ukurnya akan dilihat lima tahun ke depan.
Lalu bagaimana dengan infrastruktur pendukung? ”Salah satu bentuk kesyukuran masyarakat Selayar dengan hadirnya Bapak Rapsel Ali sebagai anggota DPR RI yang merupakan kakak dari bupati terpilih. Kehadiran beliau sangat membantu terkait komunikasi-komunikasi di daerah ke pemerintah pusat. Bahkan sudah ada informasi dari staf khusus wakil presiden untuk menyampaikan program-pragram terkait pembangunan jaringan internet yang ada di Selayar. Kalau bukan per desa, mungkin satu tower satu desa yang akan dibangun di Selayar. Ini baru perencanaan. Mudah-mudahan segera tercapai. Karena Kominfo juga adalah dinas baru, sehingga perlu didiskusikan kepada bapak bupati setelah pelantikan,” jelasnya.
Diakui, pemerintah dan masyarakat Selayar juga sangat terbantu dengan ada beberapa orang asal Selayar yang duduk di DPRD Provinsi Sulsel. Diharapkan putra daerah yang secara pemerintahan berada di level lebih tinggi bisa memberikan kontribusi kepada terbangunnya Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebab hal tersebut akan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat yang jauh lebih baik.
”Apalagi sekarang ini semua orang tentu sangat butuh jaringan internet. Mulai dari tiket hingga beli sayur, semua pesannya bisa lewat online. Bukan lagi menjadi lifestyle, haya hidup. Melainkan sudah menjadi kebutuhan. Kami di Kominfo berharap mampu memanfaatkan potensi dan jaringan yang ada. Sehingga ke depannya Selayar menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Selatan yang bebas akses internet masyarakat, khususnya untuk pelayanan publik,” tandasnya.
Di bagian lain penjelasannya, Mursalim menerangkan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar juga memiliki potensi pariwisata yang cukup menjanjikan. Daerah ini satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang secara geografis betul-betul terpisahkan oleh pulau Sulawesi
Ia kemudian menganalogikan dan seperti yang selalu disampaikan kepada pemerintah provinsi serta pemerintah pusat, jika Sulsel sebuah rumah, Selayar menjadi halaman belakang. ”Bisa dibayangkan, sebuah rumah halaman belakangnya seperti apa. Karena itu, kita mencoba untuk membalik. Selayar menjadi halaman depan yang tentunya selalu bersih,” tandasnya.
Mursalim kemudian mencontohkan, Sulawesi Selatan memiliki pantai dengan panjang 1.800 km. Sementara panjang pantai Selayar 600 km. Itu artinya, pantai di Selayar sepertiga dari luas panai Sulawesi Selatan. Sehingga membangun Selayar, filosofinya membangun sepertitiga dari Sulawesi Selatan.
Dari potensi parawisata yang ada, menurut Mursalim, pasangan bupati dan wakil bupati Kepulauan Selayar terpilih H Muh Basli Ali dan Saiful Arif lebih mengedepankan dua sektor utama akan direncanakan pada pembangunan jangka menengah. Masing-masing sektor parawisata dan perikanan.
Untuk sektor pariwisata, pemerintah telah mengusulkan Selayar sebagai kawasan ekonomi khusus parawisata. Ini merupakan strategi pemerintah daerah dalam rangka mendatangkan investasi, baik dari pemerintah pusat maupun pihak swasta.
Kemudian di bidang perikanan, Selayar ini diharapkan ke depan menjadi pusat perikanan terpadu di kawasan timur Indonesia. Kemudian, karena letaknya strategis, Selayar di harapkan menjadi pusat distribusi logistik di kawasan timur Indonesia. Karena hampir semua kapal-kapal yang melewati jalur pelayaran ke Indonesia timur itu selalu melalui Selayar. (pkl)




×


Smart City dan Jaringan Internet Tiap Desa di Selayar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar