GOWA, BKM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021 yang dilakukan secara nasional oleh TNI, dilaksanakan mulai Senin, 2 Maret 2021. Seluruh TNI AD di wilayah Indonesia berjibaku melaksanakan kegiatan rutin kolaborasi TNI, masyarakat dan pemerintah.
Khusus di wilayah teritorial Kodim 1409 Gowa, kegiatan manunggal ini berlokasi di Kampung Allu, Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Bahkan kegiatan pra TMMD pun telah dimulai di dusun itu ditandai peletakan batu pertama giat TMMD oleh Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Suaib.
Terkait giat tersebut, Dandim mengajak para awak media untuk bersama-sama mendukung suksesnya pelaksanaan TMMD ke 110 dengan membuat karya jurnalistik tentang progres TMMD hingga selesai.
”Kita ajak para media baik perorangan maupun per tim untuk membuat karya jurnalis tentang TMMD ini. Dan karya jurnalis ini dilombakan secara nasional. Hadiahnya pun lumayan besar,” ajak Dandim dihadapan puluhan jurnalis dari berbagai media baik media elektronik, cetak dan online di Gowa, Sabtu siang (28/2).
Dikatakan Letkol Arh Muh Suaib, lomba karya jurnalis ini menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk berkreasi dalam pemberitaan seputar pelaksanaan program kemanunggalan TNI dengan rakyat ini.
Letkol Arh Muh Suaib menyebutkan, khusus di Kabupaten Gowa, program TMMD 110 ini hanya dipusatkan di Kecamatan Manuju. Tepatnya di Kampung Allu, Desa Tanakaraeng. Ada dua alasan sehingga pihak TNI menunjuk Kecamatan Manuju sebagai target TMMD.
Selain karena Manuju pada tahun lalu menjadi sasaran longsor dan banjir, juga karena adanya persiapan pemerintah kabupaten melakukan relokasi masyarakat Manuju yang terdampak pembangunan bendungan Jenelata yang akan mulai dilaksanakan tahun ini.
”Kecamatan Manuju pernah mengalami banjir dan longsor beberapa waktu lalu. Kita harap kejadian ini tidak lagi berulang. Sebagai perencanaan jangka panjangnya oleh pemerintah di Manuju ini segera dibangun bendungan Jenelata. Ada empat desa yang akan ditenggelamkan. Tentunya masyarakat dari empat desa ini akan dipindahkan ke lahan baru. Nah, lokasi TMMD ini yakni Kampung Allu adalah salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk tempat tinggal baru bagi masyarakat dari empat desa yang akan dihilangkan itu,” papar Dandim.
Dijelaskan, TMMD dilakukan untuk membantu masyarakat, baik dalam pembenahan sarana dan prasarana, maupun dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Olehnya itu, dalam proses ini diharapkan terjalin sinergitas berbagai pihak.
Dalam TMMD ini bukan semata TNI AD yang bergerak. Tapi juga melibatkan TNI AU, TNI AL, Banpur dari 726 dan Divisi 3 Kostrad, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PUPR dan Dinas Pertanian.
”Kejaksaan pun diibatkan. Intinya adalah melalui TMMD ini kita bersinergi untuk membantu masyarakat pedesaan,” kata Dandim Gowa didampingi Pasi Inteldim 1409 Gowa, Kapten Inf Rudi Sitaba dan Pasi Terdim 1409 Gowa, Kapten Inf Rahmadi.
Dandim juga mengatakan, dalam pelaksanaan TMMD ini, tetap menerapkan protokol kesehatan khususnya jaga jarak, tidak berkerumun saat bekerja, rutin mencuci tangan dan menggunakan masker.
Sementara itu, Dan Unit Inteldim 1409 Gowa, Letda Arh Udin S selaku penanggungjawab LKJ TMMD 110 tingkat Kabupaten Gowa menjelaskan, lomba karya jurnalis yang dilakukan dalam TMMD ini digelar secara nasional dengan hadiah yang cukup menarik. Juara 1 sebesar Rp15 juta, juara 2 Rp10 juta dan juara 3 Rp7,5 juta. (sar)
Kecamatan Manuju Jadi Sasaran TMMD ke-110
×

