pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pembunuh Selebgram Bakal Diperiksa Kejiwaan

Bertele-tele Saat Disidik

MAKASSAR, BKM — Wanita AI yang merupakan terduga pelaku dalam tindak pembunuhan pria benama Arif Pratama bakal diperiksa kejiwaan oleh penyidik Polsek Panakkukang. Pasalnya, perempuam AI ini menurut penyidik, diduga mengalami kejiwaan.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman, mengatakan, rencananya pekan depan terduga pelaku pembunuhan yakni AI akan dilakukan pemeriksaan kejiwaan.
”Kita rencana pekan depan akan memeriksa kejiwaan AI. Itu dilakukan untuk diketahui pasti, apakah dalam kedaan sehat atau tidak. Sebab sikapnya selama ini seperti ada kelainan. Itu diketahui saat disidik. AI memberi keterangan bertele-tele,” kata Kanit Reskrim, Minggu (7/3).

Dari situ, lanjut Iptu Iqbal, penyidik untuk mengetahui pasti kepribadian AI sehingga mengambil keterangan orangtuanya. Menurut orangtuanya, jika AI anaknya kerap marah-marah.
”AI kata orangtuanya, sejak duduk di bangku SMA, ia kerap marah-marah. Apalagi jika ada sesuatu yang diinginkan lalu tidak dipenuhi. Itu kata orangtuanya,” jelas Iqbal.

Olehnya itu, kata Iptu Iqbal lagi, pihaknya untuk mengetahui pasti kepribadian AI sehingga akan dilakukan tes kejiwaan. ”Kami juga akan berkoordinasi ke pihak P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) Kota Makassar dan Provinsi Sulsel untuk dilakukan trauma healing. Nah, itu dilakukan upaya dalam melancarkan proses pemeriksaan,” terang Iqbal.

Sebelumnya, kasus pembunuhan ini menjadi viral di media sosial. AI terduga pelaku merupakan kekasih Arif Pratama (korban) diketahui adalah selebgram Kota Makassar. Pasangan kekasih ini menjalani hubungan sudah enam bulan yang pada akhirnya berujung pembunuhan berencana dilakukan AI terhadap Arif Pratama.
AI tertangkap di sebuah kamar kosong di TKP, tepatnya di Wisma Topaz.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman didampingi Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriadi Idrus serta Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman merilis kasus pembunuhan berencana ini, kemarin, mengungkapkan, pembunuhan ini dipicu rasa sakit hati.
”Jadi korban (Arif Pratama) dan pelaku AI ini berstatus pacaran. Hubungannya sudah berjalan enam bulan. Seiring berjalannya hubungan keduanya, korban meminta tidak melanjutkan lagi (putus),” terang Kapolsek.

Untuk memastikan hubungan keduanya, korban mengajak pelaku untuk bertemu di Wisma Topaz lantai dua kamar 214. Pelaku pun datang dengan sudah merencanakan untuk menghabisi korban.
”Disaat keduanya bertemu dalam kamar, disituasi korban lengah. Saat itulah korban melakukan aksinya dengan mengeluarkan pisau dapur dari pinggangnya, kemudian menghunuskan ke bagian dada korban berkali-kali. Setelah itu, pelaku bersembunyi,” beber Kapolsek.

Korban kemudian keluar dari kamar tidak melihat pelaku, ia dalam kondisi sempoyongan (juga maaf bugil) meminta tolong ke resepsionis dan menyampaikan jika dirinya ditusuk.

Resepsionis Wisma Topaz kemudian meneruskan peristiwa tersebut ke Mapolsek Panakkukang. Disebutkan jika seorang penghuni kamar dalam kondisi berlumuran darah. Nyawanya sudah tak bisa tertolong.

”Aparat Polsek Panakkukang dengam sigap ke lokasi. Setibanya di TKP, lebih dulu melakukan sterilisasi. Dan personel lainnya mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta memblokade lokasi,” kata Kapolsek.

Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara personel lainnya melakukan penyisiran di Wisma Topaz tersebut untuk menguber pelaku.
”Proses penyisiran berbuah hasil. Terduga pelaku berinisial AI berhasil diamankan bersama barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan menghunuskan ke sekujur tubuh korban yang merupakan kekasihnya,” jelas Kapolsek lagi.

Menurut penuturan terduga pelaku (AI), dirinya saat janjian korban bertemu, dia telah merencanakan untuk menghabisi korban lantaran korban hendak mengakhiri hubungannya. ”Dimana pelaku dan korban telah melakukan hubungan terlarang. Menurut korban, jika korban tidak serius dalam hubungannya,” kata Kapolsek menirukan keterangan AI.

Terduga pelaku dalam keterangannya lagi, mengatakan, dirinya bersama korban check in di Wisma Topaz pada Jumat dinihari (5/3/2021) di kamar 214 yang ditempatinya. 
”Pelaku sudah merencanakan untuk menghabisi korban. Ia membawa pisau dari rumahnya. Begitu bertemu korban di dalam kamar wisma, kesempatan itulah dimanfaatkan untuk memuluskan aksinya. Dia menghunuskan pisau digenggam itu ke tubuh korban hingga korban meregang nyawa,” tandas Kapolsek. (ish-jul/b)



×


Pembunuh Selebgram Bakal Diperiksa Kejiwaan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar