pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sudah Tiga Hari Meninggal, Banyak Luka Tusuk

Mayat dalam Karung Dikubur, Hanya Dihadiri Dua Anaknya yang Masih Kecil

GOWA, BKM — Senin dinihari (8/3) di pekuburan Balangpunia, Dusun Balangpunia, Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Disinari lampu penerangan, sebuah prosesi pemakaman jenazah tengah berlangsung.
Jasad yang dikuburkan itu bernama Jamal, sosok laki-laki yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa terbungkus karung. Pemakaman dilakukan setelah dilakukan otopsi. Jajaran Polsubsektor Pattallassang bersama aparat desa, kepala dusun, dan sejumlah warga Biring Romang yang menguburkannya.
Di antara mereka, tampak dua anak yang masih kecil. Satu perempuan dan seorang laki-laki. Yang perempuan bernama Nuraida. Usianya delapan tahun. Sementara laki-lakinya Muh Akbar. Berumur lima tahun. Keduanya tak mampu membendung kesedihan. Bulir bening jatuh dari sudut matanya. Mereka merafal surah Al-Fatihah dan memanjatkan doa.
Kedua bocah tersebut adalah buah hati almarhum Jamal. Selama ini mereka tinggal di panti asuhan, setelah kedua orangtuanya bercerai. Nuraidah dan Muh Akbar dihadirkan untuk menyaksikan pemakaman ayahnya.
Sejak Minggu (7/3), jasad Jamal dievakuasi dari lokasi kejadian ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar guna menjalani proses pemeriksaan lebih mendalam.
Tim dari Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokes) Polda Sulawesi Selatan yang menangani pemeriksaan dan otopsi mayat dalam karung itu, mengungkapkan sejumlah fakta atas mayat yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut. Jamal disebutkan telah meninggal selama tiga hari.
Kasubdit Dokpol Biddokkes Polda Sulsel AKBP Idrus membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi. Ia mengatakan, jika melihat kondisi korban saat ditemukan, diperkirakan kematiannya sudah tiga hari. 

“Dari kondisinya yang membusuk, kematian korban diperkirakan sudah tiga hari. Fakta yang ditemukan dari tubuh korban terdapat sejumlah luka tusukan dan bacokan. Karena itu kuat dugaan mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Selain karena banyaknya luka tusukan dan bacokan, korban juga dimasukkan dalam karung. Tentu ada orang lain yang melakukan itu,” terang AKBP Idrus. 

Terkait temuan bercak darah yang ditemukan di semak tak jauh dari lokasi penemuan mayat dalam karung itu, setelah dilakukan uji tes, hasilnya positif adalah darah.

Kepala Dusun Biring Romang Indra Mappabila yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Senin siang (8/3), membenarkan jika identitas mayat yang ditemukan dalam karung sudah diketahui.

“Sesuai identifikasi dan penyelidikan pihak kepolisian, mayat tersebut adalah saudara Jamal yang selama ini menjaga kebun milik Pak Marthen. Maaf, jadi pemilik lahan kebun itu bukan Dg Nyarrang seperti yang diinfokan sebelumnya. Korban punya istri tapi sudah lama cerai. Anaknya ada dan selama ini tinggal di panti asuhan. Mereka hadir pada saat pemakaman,” jelasnya.
Kapolsubsektor Pattallassang Iptu Rasyid, mengatakan pengadaan lahan makam untuk almarhum merupakan bantuan dari kepala desa dan warga Pattallassang. Hal itu dikarenakan tidak ada keluarga  korban yang datang hingga selesainya otopsi dilaksanakan. ”Yang hadir di pemakaman hanya dua orang anaknya yang masih kecil dan selama ini tinggal di panti asuhan,” kata Iptu Rasyid.

Terpisah, Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto yang dikonfirmasi, mengapresiasi upaya kepala desa dan warga yang telah memberikan bantuan lahan pemakaman sehingga jenazah dapat dikuburkan dengan layak.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan warga di Biring Romang yang telah mengupayakan lahan tempat penguburan korban di Balangpunia. Kami berharap masyarakat menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian korban,” ujarnya.
Sebelum ditemukan tewas dan dimasukkan dalam karung, Jamal dinyatakan hilang dua hari. Jajaran pemerintah desa, bhabinkamtibmas dan babinsa, kepala dusun serta warga lainnya telah melakukan pencarian. Jasadnyapun ditemukan terbungkus karung putih lusuh. Ditutupi rumput ilalang di bawah pohon, tak jauh dari kebun yang selama ini dijaga oleh Jamal. (sar)



×


Sudah Tiga Hari Meninggal, Banyak Luka Tusuk

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar