pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Biota Group Panen Raya di Kediri, Ini Hasilnya

KEDIRI, BKM – Setelah menggelar panen raya di Kabupaten Pinrang bersama Bupati Pinrang, Irwan Hamid beberapa pekan lalu, kali ini PT Biota Group bersama Pemerintah Kabupaten Kediri Jawa Timur menggelar panen raya pada lahan yang menggunakan Teknologi Biotani, Senin (15/3/2021).

Panen raya ini dilaksanakan di lahan persawahan milik Yatim di Dusun Pujomerto, Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Mengingat kondisi pandemi covid-19, panitia tidak mengundang banyak orang untuk mencegah kerumunan.  Hal ini diakui Camat Purwoasri Mutdasir.

Pada acara panen ini, Mutdasir menjelaskan, penggunaan teknologi Biotani yang merupakan bahan organik mulai dari pupuk, pestisida hingga fungisida sehingga aman terhadap lingkungan dan kesehatan. Hasilnya pun melimpah.

Camat mengajak agar petani berupaya meningkatkan hasil yang maskimal didukung dengan kecanggihan biotani dimana jauh dari zat kimia. “Kita juga berusaha untuk tidak menggunakan zat kimia tapi menggalakkan dengan menggunakan pupuk organik,” katanya.

Direktur Distributor Jatim PT Tunas Harmoni Abadi, Herlina mengatakan jika petani atas nama Yatim telah menerapkan paket biotani dan hasil panennya melimpah.  Pada padi merah, padi hitam hasil panen sebanyak 8, 7 hektare per hektare. Dan, untuk padi putih hasil panen bisa mencapai 8, 9 ton per hektare.

“Hasil tersebut padi hitam dan merah setelah memakai POCL ternyata hasilnya meningkat 20-30 persen, khusus padi putih kalau pakai  POCL meningjat 35 – 45 persen jauh meningkat padi putih, ” ucap Herlina.

Namun, kalau memakai pupuk kimia hanya menghasilkan 3, 5 ton, sedangkan kalau memakai POCL Biotani mendapatkan hasil 8, 9 ton per hektare.

Hasil penggunaan pupuk Biotani organik mampu membawa apetani kita sejahtera tujuan hasil meningkat biaya murah dan ramah lingkungan serta mudah digunakan.

“Salah satu tujuan penggunaan paket biotani merupakan solusi yang cocok dengan program pemerintah menuju petani organik, ” ungkap Herlina.

Direktur Utama PT Tunas Harmoni Abadi (Biota Group), H Muhammad Ali Ngewa mengatakan, panen raya padi di Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri merupakan beberapa program yang dikembangkan untuk peningkatan produksi.

Hasilnya, jika menggunakan Biotani Plus bisa mencapai 11 sampai 13 ton per hektare dengan paket teknologi yang diterapkan.

Menurut Haji Ali, teknologi Biotani Plus mempunyai empat kelebihan. Pertama, ramah lingkungan, semua produk pupuk dan pestisida organik tidak menggunakan pupuk kimia.

Kedua, keunggulan paket biota murah biaya, cukup dengan biaya murah bisa menghemat biaya sekitar 50 persen.

Ketiga, mudah dilaksanakan oleh petani karena penggunaan paket biotani ini simpel. Salah satu contoh pupuk dan pestisida digabung tidak perlu dua kali bekerja untuk memberantas hama padi.

“Kelebihan yang keempat adalah jaminan peningkatan hasil produksi dan perusahan akan menggaransi kalau tidak ada peningkatan hasil panen, maka uang dikembalikan 100 persen asalkan penerapannya sesuai dengan SOP, ” jelas Haji Ali. (*)



×


Biota Group Panen Raya di Kediri, Ini Hasilnya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar