MAKASSAR, BKM — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) mengangkat anggota Forum Masyarakat Statistik (FMS) periode 2021-2022. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor KEP.14/M.PPN/HK/02/2021 yang ditandatangani langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas.
FMS merupakan institusi yang dibentuk oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Bappenas, yang bertugas memberikan saran dan pertimbangan di bidang statistik kepada Badan Pusat Statistik. Institusi yang pertama kali dibentuk pada tahun 2007 ini beranggotakan 25 orang. Berasal dari berbagai unsur, baik pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
Untuk periode 2021-2022, salah seorang dosen Unhas Dr Sri Astuti Thamrin memperoleh kepercayaan sebagai salah seorang anggota. Dosen statistik pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahan Alam (FMIPA) ini bahwa dipercaya sebagai wakil ketua II.
Sri Astuti menjelaskan pada Rabu (31/3), bahwa amanah sebagai anggota FMS periode ini merupakan suatu kebanggaan bagi dirinya, dan tentu saja turut berkontribusi pada reputasi Unhas. Apalagi, pengangkatan sebagai anggota FMS ini berdasarkan pada penunjukan.
“Diangkat sebagai anggota itu karena penunjukan langsung dari Bappenas, berdasarkkan latar belakang keilmuwan, rekam jejak penelitian, keterlibatan dalam organisasi profesi, serta juga dilihat asal perguruan tinggi. Sementara amanah sebagai wakil ketua II ini hasil pemilihan oleh semua anggota,” kata Sri Astuti.
Sebagai anggota FMS, Sri Astuti mengungkapkan harapannya dapat memberi kontribusi secara signifikan melalui saran dan pertimbangan kepada BPS, memberikan saran mengenai jenis statistik untuk mendukung pembangunan nasional dan kebutuhan masyarakat.
“Kami juga akan memberi saran untuk menyempurnakan sistem statistik nasional (SSN), melakukan koordinasi dan pembinaan statistik, evaluasi terhadap mutu data BPS, memberi masukan dan evaluasi terkait metodologi, konsep dan definisi,” jelas Sri Astuti.
Selain itu, lanjut Sri Astuti, FMS juga akan memberikan evaluasi dan masukan mengenai makna data statistik yang dipublikasikan, memberikan saran tentang pelayanan statistik dan pemanfaatan statistik secara optimal, memberikan saran diseminasi data dalam bentuk media cetak maupun media elektronik.
Di akhir pembicaraan, Sri Astuti berharap dapat menjalankan amanah dan kepercayaan dangan baik. Hal ini juga akan turut mengangkat reputasi Unhas sebagai kampus yang konsisten dalam pengembangan kajian statistik sebagai ilmu pengetahuan.
(rls)

