pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Metrologi Berperan untuk Pemulihan Ekonomi

MAKASSAR, BKM — Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama Direktorat Metrologi (Ditmet) Kementerian Perdagangan serta Himpunan Mahasiswa Metrologi dan Instrumentasi Akademi Metrolog menyelenggarakan seminar nasional dan talkshow. Kegiatan yang dimaksudkan turut memeriahkan Hari Metrologi ini berlangsung selama tiga hari yang dilakukan secara daring.
Tema seminar dan talkshow adalah peran metrologi dalam menciptakan kesadaran akan pentingnya peran pengukuran dalam bidang kesehatan, dan juga dalam peningkatan kesejahteraan hidup, khususnya di masa pandemi Covid-19.
Tema tersebut sejalan dengan tema World Metrology Day 2021, Measurement for Health.
Beberapa pembicara hadir dalam acara ini, di antaranya Deputi Bidang Standar Nasional Satuan Ukuran BSN, Hastori, Deputi Bidang Akreditasi BSN, Donny Purnomo J.E, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan RI, Veri Anggrijono, Duta Pasar Rakyat Juara Jawa Barat, Atalia Praratya, serta narasumber lainnya.

”Metrologi memegang peran sentral dalam inovasi ilmiah, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, keselamatan, keamanan dan perlindungan terhadap kepentingan umum,” kata Deputi Bidang Standar Nasional Satuan Ukuran BSN, Hastori.
Dikatakan, aktivitas pengukuran ini sangat penting dalam menjamin kesesuaian suatu produk terhadap standar yang diacu. Khususnya jaminan bahwa pengukuran yang dilakukan dalam memproduksi barang tersebut telah sesuai. Termasuk bagaimana menguji kesesuaian produknya.

Apalagi kondisi saat ini terkait dengan penanganan pandemi Covid-19, penggunaan alat kesehatan yang terkalibrasi, lanjut Hastori, diharapkan dapat mempercepat penurunan jumlah kasus aktif dan pada akhirnya memulihkan perekonomian nasional.
”Memastikan hasil pengukuran dari alat kesehatan yang digunakan terjamin nilainya dan mampu telusur ke sistem internasional, menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegas Hastori pada acara tersebut.

Sementara itu, Deputi Bidang Akreditasi BSN, Donny Purnomo, berpendapat, metrologi harus mendapatkan pengakuan internasional. Dia melihat, di seluruh dunia ini, National Metrology Institute/lembaga metrologi nasional sedang terus memajukan ilmu pengukuran dengan mengembangkan dan memvalidasi teknik pengukuran baru pada level kepuasan yang diperlukan.
Oleh karenanya, dalam mengelola Standar Nasional Satuan Ukuran, BSN sebagai lembaga metrologi nasional di Indonesia juga berpartisipasi dalam perbandingan pengukuran yang dikoordinasikan oleh Bureau International des Poids et Mesures (BIPM), untuk memastikan keandalan hasil pengukuran di seluruh dunia.

The International Organization of Legal Metrology (OIML) sendiri mengembangkan beberapa rekomendasi internasional khususnya yang berhubungan langsung dengan transaksi perdagangan, bertujuan untuk meluruskan dan mengharmonisasikan berbagai persyaratan di dunia.
OIML juga mengoperasikan sistem sertifikasi OIML (OILML-CS) yang memfasilitasi penerimaan internasional dan perdagangan secara global terhadap alat ukur yang terregulasi.
”Sistem metrologi internasional ini memberi jaminan dan keyakinan bahwa pengukuran yang dihasilkan akurat, menyediakan dasar yang kuat untuk perdagangan global saat ini dan membantu kita mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Donny.

Adapun, pengukuran yang digunakan saat ini adalah suatu sistem yang telah disepakati oleh negara-negara penandatangan konvensi meter. Dan Indonesia adalah salah satu di antaranya. Dimana, hampir seluruh negara mengadopsi Sistem Internasional Satuan ini (SI) atau sistem metrik. SI inilah yang menjadi acuan secara global untuk semua pengukuran.
(mir)



×


Metrologi Berperan untuk Pemulihan Ekonomi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar