MAKASSAR, BKM–Kasus covid-19 bagi pekerja apartemen di Jalan Sudirman tembus 100 orang. Saat ini, mereka dirawat di enam tempat yang berbeda.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makasaar, Abdul Wahab Tahir mendesak, seluruh pihak bergerak, utamanya satgas yang telah dibentuk untuk memastikan klaster apartemen terkendali.
Terlebih, ada kekhawatiran kasus tersebut merupakan covid-19 varian baru
“Ini perlu diisolir penyebarannya, kepada master covid-19 dan hunter covid-19 lakukan pengawasan ketat. Kita berharap mereka ini bisa maksimal bekerja,” kata Wahab.
Selain itu, Wahab meminta pemerintah kota melakukan pelacakan di bandara. Pasalnya beberapa pekerja dilaporkan merupakan pekerja luar daerah yang dicurigai sempat berinteraksi di pintu masuk bandara.
“Jadi Pemkot ini perlu lakukan tracing itu semua yang satu pesawat. Itumi yang dimaksud covid hunter itu tiga tes, tracking, testing dan treatment,” ungkapnya.
Wahab menilai salah satu penyebab kasus covid-19 melonjak dan sulit terkendali lantaran lambatnya pemerintah dalam memberikan penanganan.
“Penyebab kasus melonjak itu adalah akibat lambatnya kita melakukan penanganan, sudah banyak baru ditangani,” tegasnya.
Wahab pun mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, selalu menggunakan masker saat beraktivitas, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.(nug)

