PINRANG, BKM — Bila ada yang memberi tahu atau menyampaikan hal-hal terkait persoalan pribadi, baiknya ditindaklanjuti untuk memastikannya. Bisa saja itu ada benarnya.
Itu dibuktikan oleh seorang suami di Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang. Ia melaporkan istrinya ke kantor polisi karena memergokinya berselingkuh dengan pria idaman lain (PIL).
Lelaki bernama Abidin itu mendapati langsung istrinya berinisial HL berduaan dengan selingkuhannya berinisial MT.
Hubungan terlarang HL dan MT sudah dicurigai sejak lama.
Dihadapan polisi, Abidin yang berprofesi sebagai nelayan mengaku kalau sepulang dari bekerja ia kerap kali diberitahu tetangganya kalau istrinya berselingkuh dengan pria lain.
Namun, ia tidak begitu saja percaya dengan gosip tersebut.
Karena sudah terlalu sering mendapat laporan kalau istrinya berselingkuh, Abidin pun menyusun rencana untuk membuktikannya. Disusunlah sebuah rencana. Ia bersama anaknya meminta izin ke istrinya untuk menginap di rumah orang tua pada Sabtu (3/7) akhir pekan lalu.
Benar saja, firasat buruk Abidin muncul tak karuan. Tepat pada Minggu, (4/7) dini hari sekitar pukul 04.30 Wita, Abidin pulang ke rumahnya. Dia mulai mengendap-endap masuk ke halaman rumahnya. Alhasil, didapati istrinya sedang berada di dalam kamar pribadinya rumahnya bersama pria lain.
Tertangkap basah berbuah serong, keduanya langsung terkejut. Pria selingkuhan istrinya langsung melarikan diri dengan mendorong tubuh Abidin yang berdiri di depan pintu. Ketika itu, MT tidak memakai baju dan hanya mengenakan sarung.
Abidin pun spontan memburu MT. Keduanya bahkan sempat adu jotos, sebelum akhirnya MT berhasil melarikan diri lagi.
Karena tidak terima diselingkuhi, Abidin memutuskan melaporkan kasus perzinahan istrinya tersebut ke Polsek Mattiro Sompe.
“Jujur saya sangat sakit hati. Semua kewajiban saya dan kebutuhan lahir batin sudah saya penuhi. Kenapa tega begitu sama orang lain. Saya tidak terima. Saya laporkan ke polisi dan setelah itu saya akan ceraikan,” ungkap Abidin saat dihubungi wartawan.
Ia mengaku menikah dengan HL pada tahun 2013 lalu. Mereka sudah dikaruniai tiga orang anak laki-laki dan dua anak perempuan.
“Saya tetap ambil anak-anakku. Nanti saya yang rawat dan besarkan mereka. Biarlah hukum yang memberinya efek jera. Kalau dia mau kawin, biarlah. Yang penting saya sudah ceraikan dia,” kesalnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Deki Marizaldi membenarkan kejadian tersebut.
“Iya, betul. Terjadi tindak pidana dugaan perzinaan yang dilakukan perempuan HL dan laki-laki MT,” kata AKP Deki yang ditemui di ruangannya, kemarin.
Deky menambahkan, pihaknya mendapat laporan kasus tersebut dari warga sekitar dan juga suaminya sendiri yang bernama Abidin.
“Kami mendapat laporan dari suami, kalau istrinya melakukan dugaan perzinahan dengan pria lain di rumahnya,” ucapnya.
AKP Deki menuturkan, dugaan perzinahan ini terungkap setelah Abidin memergoki istrinya sendiri.
“Abidin berpura-pura menginap di rumah orang tuanya. Namun, pada Minggu dini hari, Abidin pulang ke rumahnya dan memergoki istrinya sedang bersama dengan pria lain,” bebernya.
Abidin pun melaporkan istrinya ke kantor polisi atas kasus perzinahan.
“HL dibawa ke Polsek Mattiro Sompe, kemudian diperiksa di PPA Polres Pinrang untuk dimintai keterangan,” ucapnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, HL mengaku mempunyai hubungan spesial dengan MT.
“Pelaku HL mengaku kalau memang dirinya berpacaran dengan MT,” terangnya.
Deki menuturkan, kasus ini masih ditangani pihak kepolisian.
“Sementara kasusnya masih didalami dan kemungkinan dilakukan proses mediasi,” tutupnya. (ady/b)

