MAKASSAR, BKM–Mantan anggota Fraksi Hanura DPRD Provinsi Sulawesi selatan Dr Affandy Agusman Aris kini didampuk sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel.
Affandi yang pernah menjabat sebagai sekretaris DPD Partai Hanura mendampingi Andi Ilhamsyah Mattalatta barus aja mendapat amanah menggantikan Moh Fadli Noer sebagai Ketua PSI Sulsel.
Saat ini Affandi tinggal menunggu pelantikan dari DPP PSI sebab sejak 17 September lalu dirinya telah menerima mandat untuk menyusun struktur kepengurusan.
“Sudah diputuskan usai fit and proper test di PSI pusat, saya diminta menahkodai PSI Sulsel. Kami sudah tandatangani MoU pekan lalu, paling tidak saya diberi waktu secepatnya menyusun struktur,” kata Affandy.
Setelah struktur selesai disusun, lanjutnya, akan diajukan ke pusat untuk di SK-kan. “Setelah itu baru diagendakan untuk pelantikan,” katanya.
Dia menilai PSI merupakan partai yang “seksi” dengan sistem yang lain dari partai lain. Meski belum memiliki kursi dilegislatif di Sulsel, namun dirinya yakin jika PSI bakal merangsek ke papan tengah.
“Ini tantangan buat kita, dari tidak ada kursi menjadi kursinya ada dimana-mana di 24 kabupaten/kota. Kita juga akan kolaborasi dengan pengurus lama. Segera saya gelar konsolidasi. Kita akan buat percepatan agar infrastruktur partai segera tertangani secara maksimal,” katanya.
Dia menargetkan PSI masuk lima besar di Sulsel. Apalagi, Affandy sudah berpengalaman berkecimpung di partai sebelumnya. “Pengalaman itu paling tidak kita bagi ke PSI agar bisa besar juga,” jelasnya.
Apalagi saat ini PSI sedikit mengubah sistem perekrutannya, tidak lagi membatasi eks partai lain untuk bergabung. Termasuk batasan umur tidak lagi dibatasi yang sebelumnya maksimal 45 tahun.
“Syukur alhamdulillah, banyak teman yang mendengar saya masuk PSI mereka mulai tanya-tanya dan siap juga bergabung, beberapa dari kader partai lain mau bergabung katanya,” ujar Affandy.
Affandi juga tengah mengajak para rekannya yang ada di Hanura untuk bergabung.
Pada Pemilu 2019 lalu PSI memiliki suara 2,7 persen secara nasional. Sehingga kata dia akan memaksimalkan caleg potensial di 2024 PSI sudah bisa lolos parliamentary threshold dan masuk lima besar di Indonesia.
“PSI sudah bersiap mulai sekarang pencalegan dini. Verifikasi internal untuk persiapan verifikasi KPU. Kita akan kerja sprint, bukan lagi maraton,” jelasnya. (rif)

