MAKASSAR, BKM — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Selatan usai menggelar kegiatan musyawarah cabang (muscab). Pelaksanaan muscab berlangsung di kantor PPP Makassar, Minggu (24/10).
Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan yang dihubungi, kemarin sore membenarkan bila muscab PPP Kota Makassar baru saja selesai dilaksanakan. Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini mengungkapkan bila yang terpilih pada muscab kali ini yakni Akbar Yusuf. Ia mendapat amanah sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP kota Makassar menggantikan Busranuddin Baso Tika (BBT).
Busranuddin sendiri sejak awal telah masuk sebagai pengurus pada DPW PPP Sulsel. Sementara rival dari Akbar Yusuf, yakni Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ) yang sebelumnya mengklaim mendapat dukungan mayoritas PAC, akhirnya menerima Akbar Yusuf sebagai ketua.
“Iya, Pak Akbar Yusuf yang menjadi ketua tim formatur pada muscab PPP Makassar,” ujar Imam Fauzan.
Terpilihanya Akbar Yusuf sebagai ketua tim formatur sekaligus ketua DPCD terpilih membuat sejumlah pihak senang. Mereka menilai Akbar memiliki gaya dan kepemimpinan yang tenang.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, saat muscab PPP Kota Makassar digelar di Hotel Four Poin By Sheraton Makassar, Minggu (19/9), terjadi kegaduhan. Calon Ketua DPC PPP Kota Makassar Rachmat Taqwa Quraisy ketika itu menilai peserta muscab tidak korum sesuai daftar yang berhak mengikuti pemilihan.
Menurutnya, yang memiliki hak suara di muscab sebanyak 18 suara. Terdiri dari 15 suara yang berasal dari pengurus anak cabang (PAC), satu suara dari badan otonom, satu suara dari DPW PPP Sulsel, serta satu suara dari DPP. “Kenapa muscab ini ditunda, padahal kami dari awal sudah siap. Tapi kemudian ada yang tidak rela muscab ini dinakhodai pemimpin baru,” protes Rachmat Taqwa ketika itu.
Rachmat yang juga anggota DPRD Makassar menyebut ada pihak yang sengaja menyembunyikan ketua dan sekretaris PAC, sehingga proses verifikasi berkas belum selesai. (rif)

