POLMAN, BKM — Gegara biaya parkir terlalu mahal, Parkir RSUD Polman menuai sorotan dari masyarakat. Biaya parkir kendaraan bagi pengunjung dan penjaga pasien yang menunggu termasuk bagi keluarga pasien yang antri untuk pengambilan obat di apotek harus membayar mahal.
Hal menarik yang jadi perhatian juga adalah saat meninggalkan tempat parkir tidak diberikan karcis sebagai bukti pembayaran yang sah oleh petugas. Padahal umumnya saat setiap meninggalkan parkir dan hendak membayar senantiasa diberikan karcis.
Kadis Perhubungan Kabupaten Polman H Achsan Amirullah saat dikonfirmasi mengakui semakin lama kendaraan tinggal ditempatparkir tentu akan semakin banyak dibayar. Khusus bagi penjaga pasien ada kompensasi. Mereka cukup melapor maka akan diberi kompensasi.
Sebenarnya biaya parkir jelas Kadis tidak mahal jika pembesuk mau taat menggunakan jam besuk sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Cuma masalahnya kadang ada pembesuk yang datang diluar jam besuk ataukah jam besuknya melampauhi jadwal jam besuk.
Lahan parkir RUSD dikelola oleh pihak ketiga sesuai Perda dan penunjukan pihak ketiga melalui lelang terbuka untuk wilayah seluruhIndonesia dengan sistem online. Siapapun yang menawar, jika berhasil menjadi pemenang maka itulah yang mengelola dan Perdan tidak boleh disembunyikan.
”Pihak ketiga yang mengelola ada masa kontraknya yakni selama tiga tahun dan saat ini masa kontraknya sementara berjalan dan baru sekitar dua tahun,” jelas Kadis. (rls)

