pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Murid SD Meninggal Terseret Arus Lubang Pipa Pembuangan

MAROS,BKM — Haerul (11), seorang murid kelas V sekolah dasar, warga Dusun Bontoparang, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu menjemput ajal. Ia meninggal setelah terbawa arus masuk lubang pipa pembuangan permandian sungai Bontoparang. Minggu (14/11) pukul 16.00 Wita.

Tuti Alwia, salah seorang kerabat korban yang dihubungi, kemarin mengatakan, sebelum ditemukan tak bernyawa, Haerul bersama dengan tiga orang temannya, masing masing Irfan (11), Rahmat (10), dan Razak (7) sedang mandi-mandi di sungai. Tetiba korban Haerul terbawa arus dan masuk ke dalam pipa besar yg berada di dalam sungai. Kepala dan sebagian badannya ikut masuk ke dalam pipa yang berada di dalam air.
“Air yang mengalir di dalam pipa pembuangan memang cukup deras hingga korban terbawa ke dalam pipa,” ujar Tuti Alwia.

Menurut Tuti, tiga rekanya yang ikut bersama korban mandi, ketika tidak melihat Haerul langsung mencoba mencari keberadaan temannya itu. Namun usaha mereka tidak membuahkan hasil. Ketiganya lalu meminta pertolongan kepada H Mangung dan Bancing yang kebetulan ada disekitar lokasi sungai.

Kedua warga tersebut langsung mencari keberadaan korban dengan cara menyelam. Upaya tersebut berbuah hasil. Tubuh korban ditemukan masuk ke lubang pipa dalam kondisi yang sudah tidak sadarkan diri. ”Korban ditemukan dengan kondisi kepala masuk ke lubang pipa pembuangan air,” jelas Tuti.

Ketika berhasil ditemukan, orangtua korban dan warga lainya masih berupaya menyelamatkannya dengan cara melarikan ke Puskesmas Tompobulu guna mendapatkan pertolongan medis. Korban diduga sudah meninggal sebelum dibawa ke puskesmas. “Jenazah korban saat itu juga langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujar Tuti.

Kapolsek Tompobulu AKP Sunardi yang dihubungi, kemarin membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, korban bersama tiga temanya sengaja datang untuk mandi-mandi usia pulang sekolah.
Hanya saja, saat mereka mandi, korban terseret arus deras dari lubang pipa pembuangan yang ditanam di bawah dasar sungai.
Rekan-rekan korban tidak ada yang melihat saat korban terseret arus.
Beberapa saat setelah mandi, mereka mencoba mencari korban dan tidak berhasil menemukanya. Salah seorang di antarannya berinisiatif meminta bantuan kepada warga yang kebetulan ada di sekitar sungai. Warga yang menerima laporan langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban tersangkut di mulut pipa besar yang ada dasar sungai dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.
“Korban langsung dievakuasi ke Puskemasmas Tompobulu untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan,” ujar kapolsek.
Kasus tenggelamnya korban sudah ditangani pentugas Polsek Tompobulu. ”Kami bersama anggota Reskrim Polsek langsung melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa orang saksi yang ada di lokasi kejadian. Jenazah korban sudah diserahkan ke anggota keluarga setelah petugas medis melakukan visum luar untuk dibawa ke rumah duka,” terang AKP Sunardi. (ari)



×


Murid SD Meninggal Terseret Arus Lubang Pipa Pembuangan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link