pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kepesertaan JKN-KIS di Sulsel Baru 89 Persen

BPJS Kesehatan Gelar Media Workshop Bersama Media Makassar

MAKASSAR, BKM — Saat ini cakupan kepesertaan Program JKN-KIS secara Nasional mencakup 226.796.219 jiwa atau 83 persen dari total penduduk Indonesia. Di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri, jumlah peserta sebanyak 8.192.429 jiwa atau 89 persen.

Jika mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), kepesertaan JKN-KIS ditargetkan 98 persen pada tahun 2024. Itu berarti, Sulsel masih kurang sekitar 9 persen untuk mencapai target tahun 2024 mendatang.
”Di sini diperlukan peran semua stakeholder termasuk insan pers atau jurnalis sebagai mitra strategis BPJS Kesehatan. Terutama dalam hal menyebarluaskan informasi dan mengajak masyarakat untuk mensukseskan program ini,” kata Deputi Direksi Wilayah Sulselbartramal (Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku), dr Beno Herman, MARS,. AAK, di sela acara Media Workshop Tahun 2021 BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal dan Kantor Cabang Makassar bersama awak media Kota Makassar, Rabu (17/11). Kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Beno Herman mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selain dalam rangka silaturahmi bersama rekan-rekan media, juga berguna sebagai wadah BPJS Kesehatan dalam menyampaikan informasi-informasi terbaru terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurut Beno Herman, sepanjang tahun 2021, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulselbartramal telah bekerjasama dengan 927 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, klinik pratama, dokter prakter perorangan, dll), 112 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (rumah sakit) yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Sementara jumlah pemanfaatan layanan kesehatan sepanjang tahun 2021 sebesar 9.555.455 kasus, dengan pemanfaatan per hari 37.918 kasus.
”Sebagai satu budaya BPJS Kesehatan (INISIATIF=Integritas, kolaborasi, pelayanan prima dan inovatif) kolaborasi dengan insan pers atau jurnalis sebagai kontrol terhadap implementasi kebijakan, dapat menjadi masukan berharga bagi peningkatan layanan dan implementasi Program JKN-KIS,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, dr Greisthy EL Borotoding memaparkan aplikasi dan fitur-fitur dalam Mobile JKN serta memperkenalkan Care Center 165.

Selama masa transisi sampai Desember 2021, masyarakat masih dapat menggunakan secara paralel nomor 1500 400 maupun 165 untuk menghubungi BPJS Kesehatan Care Center.
”Adapun sejumlah fitur yang dapat diakses masyarakat melalui BPJS Kesehatan Care Center antara lain permintaan informasi dan pengaduan; layanan administrasi seperti penambahan anggota keluarga Pekerja Penerima Upah (PPU) Penyelenggara Negara dan swasta, PBPU, serta BP; pendaftaran bayi baru lahir non PBI Jaminan Kesehatan; peralihan segmen peserta ke PBPU; dan perubahan data. Di samping itu, peserta JKN-KIS juga bisa melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter umum melalui pelayanan Tanya Dokter yang tersedia di BPJS Kesehatan Care Center,” jelas Greisthy.
(mir)




×


Kepesertaan JKN-KIS di Sulsel Baru 89 Persen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link