MAKASSAR, BKM — Universitas Terbuka (UT) Makassar bekerja sama Kelurahan Maricaya Baru menjadi lokasi vaksinasi covid-19 bagi warga Maricaya Baru. Bahkan, kampus UT sudah dua kali menjadi tempat pelaksanaan penyuntikan vaksin.
Yang pertama pada awal Oktober 2021. Vaksinasi kedua dilaksanakan, Senin (22/11). Untuk ketiga kalinya rencananya akan digelar 7 Desember 2021.
”Dua kali kampus UT menjadi lokasi vaksinasi covid-19. Warga yang datang secara sadar mencapai ratusan orang. Pelaksanaannya berlangsung aman dan lancar serta terkendali,” ungkap Direktur UT Makassar, Hasanuddin di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, kemarin. Ia didampingi dosen UT, Aminuddin Langke.
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di kampus di sisi lain menjadi isyarat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada poin pengabdian kepada masyarakat telah berjalan dengan baik.
Pada kegiatan vaksinasi covid-19 kali ini civitas akademi kampus UT, yakni para, dosen dan pegawai bersama aparat kelurahan serta Tim Satgas Covid-19 membantu proses kelancaran vaksinasi.
Penempatan lokasi vaksinasi di arena kampus, pada sisi lain menjadi media bagi UT untuk sosialisasi dan pengenalan kampus agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 ini semakin populer dan dikenal meluas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di tempat yang sama, Lurah Maricaya Baru, A Bilhaq Azikin menyebutkan, warganya yang divaksinasi kali ini sebanyak 186 orang.
Peserta merupakan hasil penyisiran warga yang belum sempat divaksin para periode sebelumnya.
Kesadaran warga ikut vaksin covid-19 termasuk cukup tinggi. Terlihat dari warga yang memadati area kampus UT yang jadi lokasi vaksinasi.
A Bilhaq Azikin menyampaikan terima kasih kepada pihak UT Makassar yang telah memberi tempat pelaksanaan vaksinasi covid-19.
Lokasi yang cukup representatif memudahkan Tim Satgas Covid-19 melaksanakan tugas dengan baik, karena terlindung dari cuaca panas dan menampung cukup banyak warga yang akan divaksin.
Vaksinasi covid-19 kali ini adalah kerja sama Kodam XIV/Hasanuddin dengan Pemkot Makassar. Tim medis yang melayani vaksinasi berasal dari Puskesmas Maradekaya dan RS Pelamonia. Vaksin yang digunakan jenis Sinovac, Astrazeneca, dan Pfizer.
Warga Kelurahan Maricaya Baru mencapai 6.000 jiwa, dan sekitar 80 persen warga telah menjalani vaksinasi. (rls)

