pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lelang Kadis Kesehatan Akhirnya Penuhi Kuota

MAKASSAR, BKM — Lelang Jabatan lingkup Pemkot Makassar untuk posisi kepala Dinas Kesehatan diperpanjang sejak Senin (22/11) sampai Rabu (24/11). Hingga hari kedua masa perpanjangan, hanya ada satu orang yang mendaftar, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, dr Saidah Sirajuddin.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Andi Siswanta Attas, Selasa (23/11) menjelaskan, dr Ida menyerahkan berkasnya menjelang siang kemarin. Dengan demikian, pendaftar untuk lelang jabatan kepala Dinas Kesehatan berjumlah tiga orang dan sudah memenuhi kuota.
Artinya, walaupun tidak ada lagi pendaftar nantinya, proses lelang untuk jabatan strategis tersebut sudah bisa dilaksanakan. “Jadi sudah memenuhi kuota pendaftarnya. Tapi kita tunggu saja sampai besok (hari ini), siapa tahu ada tambahan peserta lain. Kan besok baru ditutup,” ungkap Andi Siswanta.
Selanjutnya, setelah proses pendaftaran ditutup, panitia seleksi mulai akan melalukan seleksi berkas mana saja yang memenuhi syarat. Usai itu, tahapan lelang masuk dalam fit and proper test.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberi tenggat waktu yang cukup singkat untuk pansel dalam memproses lelang jabatan ini. Dia menargetkan, hasil lelang jabatan paling lambat diterimanya akhir Desember mendatang supaya pejabat yang dipilih sudah bisa melaksanakan tugasnya awal tahun depan.
Selain lelang jabatan, Danny tetap akan melakukan resetting pemerintahan untuk pejabat eselon III dan IV. “Semua berproses. Kita tetap melakukan evaluasi dan resetting untuk jabatan eselon III dan IV,” ungkap Danny.
Selanjutnya, setelah resetting pejabat rampung, rencananya Danny akan melakukan resetting tingkat RT/RW pada Februari 2022 mendatang.
Terpisah, anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad mengatakan, sah-sah saja jika dalam lelang jabatan kali ini wali kota Makassar memilih orang-orang terdekatnya.

Namun yang harus digarisbawahi, orang-orang tersebut tetap harus memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya. Faktor kedekatan, dikatakannya bukan menjadi yang utama dalam memilih pejabat.
”Tak ada masalah bila menempatkan orang berdasar kedekatan, karena dia akan menempatkan orang yang akan sejalan dengan visi misinya. Tidak mungkin pemimpin mau cari orang yang akan berkhianat. Namun yang terpenting, menempatkan orang yang sesuai dengan kemampuannya,” jelasnya.
Ray menekankan, menentukan komposisi kedinasan harus lebih jeli dengan menempatkan seseorang sesuai kemampuannya masing-masing dan pengalaman kerja sebelumnya. “Misal untuk Kadis Kesehatan, ya yang berlatar belakang di kesehatan maupun yang pengalaman di administrasi kesehatan. Sehingga lebih mudah menyesuaikan kebutuhan masyarakat kita sesuai dengan urgensinya,” ungkap politisi Demokrat ini.

Namun, jika yang mendaftar tidak ada yang sesuai dengan bidang tersebut, yang paling penting adalah faktor kontinuitas atau keberlanjutan. Hal ini menjadi sangat penting dalam pengembangan kota ke depan.
“Kita juga karus menjunjung tinggi kontinuiti. Jangan ada kadis baru yang jauh berbeda dari sebelumnya. Tidak masalah juga orang yang tidak berada di lingkungan itu dari sebelumnya, tapi harus ada planning yang bisa diteruskan dari yang sebelumnya,” tambahnya.
Ia menyebut, sering sekali terjadi program yang dibuat pejabat baru, berbeda jauh dari sebelumnya. Sehingga hal ini membuat bingung masyarakat dan membuat program sebelumnya mangkrak.
“Karena saat ini sering terjadi, pemimpin baru, berbeda jauh dari sebelumnya terkait program-programnya. Nah itu yang membuat kebingungan dari masyarakat kita,” tutupnya. (rhm-nug)



×


Lelang Kadis Kesehatan Akhirnya Penuhi Kuota

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link