MAKASSAR, BKM — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menyelenggarakan wisuda untuk jenjang program sarjana, magister, doktor, spesialis dan profesi untuk periode II tahap 2 Tahun Akademik 2021/2022. Prosesinya berlangsung di Baruga AP Petta Rani Kampus Unhas Tamalanrea, dengan penerapan protokol pencegahan covid-19, Rabu (15/12).
Wisuda dihadiri Rektor Unhas Prof Dr Aries Tina Pulubuhu, para wakil rektor, dekan di lingkup Unhas, ketua Majelis Wali Amanat, dan ketua Senat Akademik.
Dalam pidato sambutannya, Rektor Unhas menyampaikan ucapan selamat serta ungkapan kebanggaannya atas keberhasilan para wisudawan menyelesaikan studi dan menjadi alumni Unhas. Prof Dwia menjelaskan bahwa periode wisuda kali ini menunjukkan peningkatan rerata IPK. Juga lama studi mahasiswa semakin berkurang.
Hasil tersebut sebagai bukti pencapaian para wisudawan yang telah mengikuti proses pendidikan yang baik dengan upaya yang keras dan sungguh-sungguh untuk mendapatkan prestasi yang membanggakan.
“Keberhasilan yang dicapai wisudawan juga didukung oleh layanan sistim akademik yang semakin baik dan tertata dengan penggunaan teknologi informasi, sehingga sangat membantu proses pembelajaran mahasiswa. Unhas telah memperkuat posisinya sebagai institusi edutech dengan pemanfaatan teknologi digital dalam layanan pendidikan,” jelas Prof Dwia.

Dikatakan pula bahwa dalam menunjang pemanfaatan pengajaran digital, Unhas telah menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan memfasilitasi sebanyak 273 mahasiswa mengikuti perkuliahan di Unhas, dan 267 mahasiswa Unhas mengikuti program pertukaran mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Prof Dwia menyampaikan bahwa Unhas berhasil mendapatkan SNI Award 2021 berupa Anugerah Perak dari BSN. Hal tersebut menandakan Unhas telah menerapkan mutu dan layanan yang berjalan secara konsisten dengan kinerja tinggi dan kemampuan mengelola perubahan serta melakukan transformasi.
“Dengan adanya adaptasi yang cepat dengan edutech dan sociotech, Unhas terus mengembangkan diri dan menciptakan inovasi baru melalui hasil-hasil penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui humaniversity dan communiversity,” jelas Prof Dwia.
Tak lupa ia menyampaikan pesan kepada para wisudawan. Prof Dwia menitipkan nama baik Unhas dengan tetap menjalin tali silaturahmi antaralumni untuk bersama bahu-membahu membaktikan potensi masing-masing untuk kontribusi bagi Unhas dan juga bagi bangsa dan negara Indonesia.
Mereka yang diwisuda pada periode ini berasal dari 16 fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Rinciannya, program sarjana 540 wisudawan
, program profesi 676 wisudawan
, program spesialis 44 wisudawan
, program magister 126 wisudawan
, dan program doktor 26 wisudawan
.
Adapun capaian rerata IPK dan lama studi wisudawan, program sarjana IPK 3,54 dengan masa studi empat tahun delapan bulan
.
Program profesi IPK 3,62 dengan masa studi satu tahun dua bulan
. Program spesialis IPK 3,87 dengan masa studi empat tahun tujuh bulan
.
Program magister IPK 3,86 dengan masa studi dua tahun 11 bulan.
Program Doktor IPK 3,93, dengan masa studi empat tahun. Untuk wisudawan terbaik, pada program doktor ditempati I Made Sukanada (Fakultas Hukum Prodi Ilmu Hukum), IPK 3,98, dengan masa studi dua tahun tiga bulan. Program magister
, Mutmainnah dari Fakultas Ilmu Budaya, Bahasa Inggris dengan IPK 3,99, masa studi satu Tahun tiga bulan.
Program sarjana Fakultas Eksakta
, Cindy Kristina Enggi (Fakultas Farmasi, Prodi Farmasi) IPK 3,94 dengan masa studi tiga tahun tiga bulan. Program Sarjana Fakultas Non Eksakta
, Yuli Rahayu HN (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prodi Ilmu Administrasi Publik), IPK 3,96 dengan masa studi toga tahun tiga bulan.
Pada program spesialis
, Donnaries Hangga Kusuma (Fakultas Kedokteran, Spesialis Mikrobiologi Klinik), IPK 3,96 dengan masa studi tiga tahun. Program profesi
Michael Grant Husain (Fakultas Kedokteran, Profesi Dokter), IPK 4,00 dengan masa studi satu tahun empat bulan. (rls)

