pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kapal Hibah Dishub Sulsel Terbakar di Losari

MAKASSAR, BKM — Senin subuh (27/12). Asap tebal disusul nyala api tetiba terlihat dari sebuah kapal yang tengah bersandar di dermaga sekitar Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar. Dari laporan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, kapal tersebut adalah KM Banawa 28 milik Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.
“Banawa 28 yang terbakar. Sedangkan Banawa 27 milik Pemerintah Kota Makassar yang kebetulan bersandar berdampingan terselamatkan dari kebakaran,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Hasanuddin, kemarin.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.28 Wita. Dinas Pemadam Kebakaran pun langsung mengirimkan personel ke lokasi kejadian. Mereka tiba sekitar pukul 04.39 Wita dan langsung berusaha menjinakkan api yang sudah terlanjur membesar.

Sedikitnya ada lima unit mobil Damkar, ditambah unit rescue yang diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Satu jam kemudian, atau pukul 05.50 Wita, api akhirnya berhasil dijinakkan. Untungnya kebakaran tersebut segera tertangani, sehingga tidak sampai merembet ke kapal lain yang juga sedang bersandar.
“Anggota menyiram dari atas kapalnya Dishub kota, sekaligus mengamankan kapal Banawa 27 milik Dishub Makassar,” ujarnya.
Penyebab kebakaran diduga dipicu oleh genset kapal yang meledak. Akibatnya, api langsung dengan cepat menjalar ke bagian kapal lainnya dan menghanguskannya. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu,” kata Hasanuddin.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Sulsel Fahlevi Yusuf, menjelaskan kapal itu biasanya digunakan untuk kegiatan pariwisata maupun penumpang. Namun belakangan tidak rutin digunakan. “Kapal itu lebih banyak digunakan untuk pariwisata dan penumpang. Tapi tidak rutin. Dia stand by saja di Pantai Losari. Kalau ada agenda-agenda baru berjalan,” terangnya.
KM Banawa merupakan kapal hibah dari Kementerian Perhubungan sejak 2017. Armada tersebut memang diperuntukkan bagi kegiatan pariwisata.
Fahlevi menjelaskan, meskipun kapal tersebut tidak rutin beroperasi, namun pihaknya tetap mendukung bahan bakarnya seusai SOP yang berlaku. Setiap hari, ada dua orang yang bertugas menjaga kapal tersebut.

“Memang sandarnya di Losari. Dia bersamaan dengan kapal Kota Makassar Banawa 27, di Selayar Benawa 90. Ada 12 unit semua dulu,” katanya.
Fahlevi enggan berkomentar terkait penyebab kebakaran. Pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian.
Meskipun ada dugaan bahwa kebakaran terjadi akibat genset meledak, Dishub hanya menyerahkan pemeriksaan kepada pihak kepolisian. “Kami tidak berani meraba-raba bahwa penyebabnya apa. Karena saya menunggu dari hasil investigasi dari pihak kepolisian. Yang jelas, kondisi kapal itu masih bagus dan tidak ada masalah,” kata Fahlevi.
Untungnya, kebakaran tersebut segera tertangani sehingga tidak sampai merembet ke kapal lain yang juga sedang bersandar. Selain itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun Fahlevi belum bisa menyebutkan total kerugian. “Saya belum dapat data resmi apa saja dan berapa totalnya,” ujarnya. (jun)



×


Kapal Hibah Dishub Sulsel Terbakar di Losari

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link