MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanti optimistis bisa melantik tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pekan ini. Mereka tidak ikut dalam pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilaksanakan di penhujung tahun 2021, tepatnya Jumat, 31 Desember 2021 di tribun Lapangan Karebosi.
“Kami belum mengantongi izin dari Kementerian Dalam Negeri untuk melantik tiga pejabat bersangkutan,” ujar Danny. Secepatnya izin tersebut akan turun, dan ketiganya bisa segera dilantik.
Tiga posisi yang sampai saat ini masih lowong walau hasil lelang jabatannya sudah ada, masing-masing inspektur Inspektorat, kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), serta kepala Dinas Pengendalian Penduduk (Dalduk) dan KB.
Pada mutasi besar-besaran yang dilakukan, Pejabat eselon II yang dilantik merupakan orang-orang yang telah dipilih wali kota dari tiga nama untuk setiap jabatan yang diusulkan oleh panitia seleksi (pansel) lelang jabatan. Ada 24 jabatan yang dilelang sebelumnya dan semua nama-namanya sudah dikantongi. Namun, tiga nama terganjal izin dari pusat.
Tercatat ada lima camat yang naik kelas dan menduduki jabatan eselon II. Mereka adalah Camat Biringkanayya Mahyuddin yang dilantik sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Camat Ujung Pandang Andi Pattiware dilantik sebagai kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Selanjutnya, Camat Tamalate Fahyuddin dilantik sebagai kepala Dinas Penataan Ruang, Camat Tallo Aulia Arsyad dilantik sebagai kepala Dinas Sosial (Dinsos), dan Camat Tamalanrea Muhammad Rheza sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP).
Karena komposisi kepala kecamatan ada yang kosong, Danny pun melakukan perombakan.
Pada kesempatan yang sama, dia melantik sembilan camat baru. Jabatan Mahyuddin digantikan oleh Benyamin B Turupadang yang sebelumnya menjabat sebagai camat Wajo. Sedangkan camat Wajo diisi pejabat baru.
Selanjutnya, Camat Makassar Alamsyah Sahabuddin digeser ke jabatan baru sebagai camat Tallo. Dia menggantikan Aulia Arsyad yang naik jabatan sebagai kepala Dinas Sosial (Dinsos).
Camat Mamajang Edward Setiawan juga ikut digeser ke jabatan baru sebagai camat Tamalate. Edward menggantikan Fahyuddin yang dilantik sebagai kepala Dinas Penataan Ruang.
Jabatan Edward sebagai camat Mamajang digantikan pejabat baru. Begitu pula dengan Alamsyah, posisinya sebagai camat Makassar, diisi pejabat baru.
Sementara Camat Ujung Pandang Andi Pattiware dilantik sebagai kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Jabatan Pattiware sebagai camat digantikan oleh Syahrial Syamsuri.
Syahrial sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Camat Rappocini. Tidak hanya itu, Danny juga melantik pejabat baru untuk menduduki posisi Camat Sangkarrang.
Kepada pejabat baru dilantik, Danny berharap bisa menunjukkan kinerja yang terbaik. Begitu pula dengan pegawai yang belum mendapatkan jabatan diminta untuk tidak kecewa. “Yang dilantik ini harus menjadi contoh, sederhana saja. Kita akan evaluasi setiap tiga bulan,” tegasnya.
Danny memberikan arahan kepada pejabat baru dilantik untuk bekerja secara lurus-lurus saja.
“Lurus-lurus saja bekerja, jangan banyak goyang atau melenceng dari aturan. Kalau ada yang bengkok-bengkok, artinya tidak amanah,” ucap Danny.
Tak hanya itu, Danny juga menugaskan para pejabatnya untuk menyukseskan vaksinasi 100 persen. Di mana Kota Makassar telah mencapai vaksinasa sebesar 84 persen.
“Jadi sisa 14 persen. 14 persen ini setara 152 ribu warga Kota Makassar yang masih harus mengikuti vaksin. Kita utamakan lansia. Tapi lansia ini banyak yang mau vaksin, cuman bermasalah pada tekanan darahnya. Dan karenanya kita harus kerja keras semua,” tandasnya. (rhm)

