MAKASSAR, BKM — Mahyuddin baru saja menjabat sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar. Mantan camat Biringkanaya ini pun telah menyusun program yang akan dilaksanakannya semasa menjalankan amanah yang diberikan kepadanya. Salah satunya berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk membangun sistem berbasis elektronik.
”Untuk program tahun ini kita akan lebih mengembangkan program smart city yang sudah ada. Kedua, jangka panjang kami meningkatkan sistem berbasis elektronik, supaya layanan bisa ditingkatkan dan lebih mudah dengan berbasis elektronik. Kita juga akan meningkatkan pengelola informasi dan komunikasi di masing-masing OPD dengan menggalakkan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi),” jelas Mahyuddin dalam wawancara dengan BKM di kantornya Jalan AP Petta Rani, Selasa (11/1).
Menurutnya, Diskominfo Makassar mempunyai tupoksi di bidang informasi dan telekomunikasi. OPD ini memiliki tugas untuk memberikan informasi terkait pemeritahan Kota Makassar. Memberikan pelayanan smart city menjadi bagiannya.
”Tujuan PPID ini untuk keterbukaan, sehingga masyarakat mengetahui apa yang menjadi program dan kegiatan pemerintah kota. Termasuk memperoleh data dari Pemkot Makassar,” terangnya.
Selain itu, program sebelumnya yang sudah berjalan akan terus berlanjut dan akan lebih ditingkatkan, seiring dengan program tersebut bisa memberikan pelayanan ke masyaraat. Seperti pemasangan CCTV yang bertujuan untuk memberikan keamanana dan kenyamanan.
“Kita juga akan memasang CCTV di wilayah Ujung Tanah untuk mencegah perang kelompok. Begitu juga di di Jalan Barukang. Peran kami ke depan juga akan berkolaborasi dengan OPD. Karena semua kegiatan dengan jaringan terkoneksi kami termaksud war room. Kami buat integrasi aplikasi ke setiap SKPD,” jelasnya.
Diskominfo juga akan melakukan penataan tower di wilayah Makassar. Tower yang sudah berakhir izinnya akan dihentikan. Hal itu seiring dengan terbitnya aturan baru yang harus dipenuhi ketika membangun tower di kota ini.
”Ke depannya nanti humas akan dilebur dan dialihkan ke Kominfo dari fungsi humas itu sendiri. Maka selaku dinas yang menangani ini, akan berkolaborasi dengan semua media yang menjadi penyambung lidah antara pemerintah dan masyarakat,” tutupnya. (ita)

