MAKASSAR, BKM — Pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi booster pada Rabu (12/1) hari ini.
Sementara di Sulawesi Selatan saat ini baru Kota Makassar yang memenuhi persyaratan untuk melaksanakan vaksinasi booster.
Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr Arman Bausat, mengatakan, kemungkinan antusias masyarakat untuk vaksinasi booster cukup rendah.
Menurutnya, hanya masyarakat dengan kesadaran dan pengetahuan tinggi yang akan melakukan vaksinasi booster.
“Saya yakin ini yang melakukan vaksin booster tingkat pemahamannya tinggi. Yah setidaknya 20 persen dari penduduk Sulsel akan mau divaksin booster,” ungkap dr Arman, Selasa (11/1).
Lanjut dr Arman, vaksinasi booster ini mungkin hanya ramai di bulan pertama. Selanjutnya animo masyarakat akan berkurang. Hal ini karena masih banyak masyarakat yang ragu akan vaksin covid-19.
“Bulan berikutnya mungkin mulai berkurang, karena kan kita ketahui bersama masih banyak masyarakat yang ragu dengan vaksin,” jelasnya.
Meski begitu, dr Arman mengatakan saat ini pihaknya lebih memprioritaskan untuk menyelesaikan vaksinasi lengkap hingga akhir Maret 2022 mendatang.
Diketahui, pemberian vaksinasi booster ini akan dibagi menjadi dua kategori yakni gratis dan berbayar. Vaksin booster gratis diperuntukkan bagi masyarakat penerima PBI BPJS Kesehatan, di luar kelompok tersebut akan berbayar. (jun)

