pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dapat Beasiswa Seni dari SD Hingga S2

Muzakkir Hakim, Founder Kazaki Art School

TOTAL bergelut di dunia seni dari kecil hingga dewasa sangatlah jarang. Apalagi yang benar-benar konsisten pada satu bidang, khususnya seni tari. Namun, Muzakkir Hakim mampu membuktikan itu hingga akhirnya meraih kesuksesan.

MENGENAKAN jas dan celana panjang warna hijau dipadu kaus dalam warna hitam, pria yang akrab disapa Kak Zaki ini hadir menjadi tamu di studio siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar. Ia berkisah tentang perjalanan karir, sekolah, kuliah, sampai mendirikan Kazaki Art School di Makassar.
Zaki merupakan alumni S1 Universitas Negeri Makassar (UNM) dan S2 di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ia mengambil jurusan seni tari. Di belakang namanya terpasang titel yang disandangnya, yakni SPd (Sarjana Pendidikan) dan Magister Seni (MSn).
Selain sebagai founder di sekolah seni yang didirikannya, Zaki juga menjadi salah satu tenaga edukatif di almamaternya UNM. Ia mengampu mata kuliah seni tari di Fakultas Seni dan Desain (FSD). Tidak mengherankan jika yang banyak bergabung di Kazaki Art School adalah dari FSD UNM. Mereka adalah bibit-bibit yang sudah dinilai layak untuk terjun di dunia seni. Walau begitu, ada pula dari luar.
Kazaki Art School membuka kelas reguler untuk para peserta didiknya. Namun, selama pandemi kelas tersebut ditutup untuk sementara. Padahal masih ada 30-40 orang yang aktif.
”Sudah banyak orang tua yang menghubungi kapan dibuka lagi. Kami belum buka, karena event juga masih kurang. Karena di Kazaki Art School, untuk Senin hingga Jumat peserta belajar di kelas. Sementara pada Sabtu dan Minggu, dibuat event dan lomba. Sebagai uji nyali ceritanya. Jadi siswa ikut perform dan berkompetisi. Bukan hanya belajar,” jelas Zaki.
Sebagai sekolah seni, salah satu visi misi Kazaki Art School adalah go internasional. Hal itu dibuktikan dengan seringnya mewakili Indonesia di ajang internasional. Bahkan setiap tahun ada festival yang diikuti.
Sebagai seorang yang bergelut di seni tari, berbagai penghargaan dan pengalaman berkesenian telah diraih Zaki. Sebut saja mewakili Indonesia pada acara Traditional Art and Culture the 6rd Music and Dance Festival di Bangkok tahun 2017. Tahun berikutnya di 2018, mewakili Indonesia dalam acara International Children Festival di Nha Trang, Vietnam.

Selanjutnya, 2019 mewakili Indonesia ada ajang Museum Superfest International Frankfurt, Jerman. Di tahun yang sama menjadi Fasilitator Indonesia di Indonesia Art and Culture Scholarship (IACS) oleh Kementerian Luar Negeri RI. Di tahiun 2020 mewakili Indonesia dalam Korea Fashion Week di Seoul.
Pria asal Kabupaten Luwu ini juga tergolong produktif dalam menghasilkan karya tari. Bahkan setiap tahun ia melahirkan tarian baru. Sebut saja Male’ Sau Puya (2014), Ranunna Kamateang (2015), UDAMAKATRAYA (2016), Piya Toraya (2017), Rampe Matallo (2018), Curaq Labbaq (2019), dan TABARO (2020).

Apa yang diraih Zaki saat ini tidak terlepas dari masa kecilnya. Di usia tiga tahun ia sudah mulai diajari menari oleh sang ibu. Bahkan setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus, ibunya selalu mendorong agar Zaki untuk tampil di depan umum.
”Bahkan waktu itu ibu selalu bilang, kalau mau dapat baju baru perform dulu. Jadi setiap tahun saya dan Kak Zadi tampil berdua di acara 17 Agustusan,” tutur Zaki yang ternyata memiliki saudara kembar bernama Zadi.
Ketika duduk di bangku SD dari kelas satu hingga enam, mereka selalu mewakili sekolah tampil di acara 17 Agustusan. Tidak heran jika ia mendapat beasiswa di sekolahnya. ”Jadi dari SD, SMP, SMA sampai kuliah S2 saya dapat beasiswa seni,” ungkap Zaki.
Walau begitu, diakui Zaki, dulu sempat ada keluarga yang ngomong ke ibunya. ”Si kembar ini kalau sekolah seni ke depannya mau jadi apa? Alhamdulillah, sekarang kami bisa membuktikannya. Jadi jangan pernah takut untuk sekolah dan kuliah seni,” tandasnya memberi motivasi. (*/rus)




×


Dapat Beasiswa Seni dari SD Hingga S2

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link