pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tak Lulus Laskar Pelangi, Bisa Jadi Penggerak dan Start Up Lorong

MAKASDAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar hingga saat ini belum mengumumkan peserta yang lulus seleksi Laskar Pelangi. Alasannya, seperti yang dikemukakan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, karena pengumuman akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan tiga pejabat eselon II hasil lelang jabatan.

Seperti diketahui, masih ada tiga posisi yang lowong yakni Inspektur pada Inspektorat, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Dalduk KB).
Pelantikan pejabat di posisi-posisi tersebut harus mendapat rekomendasi khusus dari Kementerian Dalam Negeri.
Saat ini, kata Danny, Pemkot Makassar sudah mengantongi ijin pelantikan. Artinya, pengumuman kelulusan Laskar Pelangi juga sudah bisa dilakukan.
Namun yang menjadi persoalan adalah, dirinya harus memikirkan nasib orang-orang yang tidak lulus nantinya.
Ditemui di kediaman pribadinya, Senin (24/1), Danny menerangkan, estimasi kebutuhan tenaga kontrak di Pemkot Makassar antara 10 ribu hingga 12 ribu. Sementara yang ikut seleksi nyaris mencapai 15 ribuan.

Jika mempertimbangkan kemampuan anggaran, kata Danny, jumlah Laskar Pelangi yang akan direkrut hanya 10 ribu. Namun, jika mempertimbangkan jumlah tenaga kerja yang bisa diberdayakan, maka jumlah yang akan diterima bisa lebih dari 10 ribu orang.
“Namun, yang jadi persoalan, nanti ini yang tidak lulus bagaimana? Mereka akan menganggur. Jadi, saya harus pikirkan kegiatan apa yang bagus mereka lakukan,” ungkap Danny kemarin.
Dia mengemukakan, ada ide untuk menjadikan para peserta Laskar Pelangi yang tidak lulus sebagai start up atau penggerak lorong.
“Bukan pengumumanya yang saya pikirkan, orang yang tidak terpilih ini mau dipikirkan, lagi saya pikirkan ini, gampang diumumkan itu besok saja saya bisa umumkan. Ini solusinya mau dipikirkan. Apakah dia menjadi startup lorong, penggerak lorong. Saya cari jalan keluarnya supaya semua bisa dapat kesempatan, kecuali kalau dia tidak mau manfaatkan dengan baik, itu lain soal,” tandasnya. (rhm)



×


Tak Lulus Laskar Pelangi, Bisa Jadi Penggerak dan Start Up Lorong

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link