pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pelesir ke Raja Ampat yang Berujung Tragis

Kisah Nur Kalsum, Warga Gowa yang Meninggal dalam Kebakaran Diskotek Double O Sorong

GOWA, BKM — Mayat korban bentrokan yang berujung pembakaran diskotik Double O di Sorong, Papua beberapa waktu lalu tiba di Kabupaten Gowa. Perempuan bernama asli Nur Kalsum Dg Ga’ga (31) yang akrab disapa Clara, tiba di rumah duka Jalan Baso Dg Ngawing, Kelurahan Mangalli’, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Kamis (3/2) sekitar pukul 12.40 Wita.

Mayat gadis cantik ini tiba di rumah duka diantar sebuah mobil ambulans dan dikawal beberapa personel TNI. Ratusan warga, kerabat dan keluarga telah menanti kedatangan mayat Clara. Semua histeris. Apalagi mereka tidak bisa lagi melihat jazad Clara yang sudah hangus dan tersimpan dalam peti mati. Jenazah almarhumah yang sudah menjalani prosesi medis di Sorong langsung dimakamkan di pekuburan dekat rumahnya.

Musibah yang menimpa Clara betul-betul di luar dugaan pihak keluarga. Diketahui, Clara ke Sorong dalam rangka jalan-jalan. Siapa sangka, perjalanan itu berujung tragis.
Menurut pihak keluarga, Clara pelesiran ke Raja Ampat, namun sempat jalan-jalan ke Sorong dan masuk berkunjung ke tempat keramaian di diskotek Double O.
Saat berada di dalam tempat hiburan malam itu, Clara masih sempat berkomunikasi dan video call dengan kerabatnya di Gowa. Bahkan ia menyampaikan info penyerangan dan adanya kerusuhan di Double O.

“Kami masih sempat saling teleponan dengan Clara dari Double O itu. Bahkan masih sempat bicara dengan kami saat penyerangan terjadi, dan ketika itu sudah ada pembakaran di diskotik. Clara sempat mengatakan sempat lari keluar diskotik dan sudah ada di luar, tapi ternyata dia masuk lagi ke lantai dua. Katanya mau ambil sesuatu karena lupa. Di situlah terakhir kami komunikasi. Setelah itu ponselnya tidak aktif lagi sampai akhirnya kami lihat di medsos diskotek Double O sudah terbakar,” terang Nursalam, kakak korban.

Hal senada dikatakan sepupu korban, Rima. Kata dia, kepergian Clara begitu tak disangka. Ia putri dari paman Rima bernama H Siala. Ibu Clara sendiri sudah lama meninggal dunia.

“Clara memang suka bepergian. Beberapa hari lalu memang sengaja mau ke Sorong mau ke Raja Ampat. Namun ketika di Sorong itu sempat berkunjung ke diskotik, karena memang katanya hanya itu tempat hiburan terbesar dan banyak orang datang dari luar Sorong. Iye, kita masih sempat teleponan. Malah sebelum pergi ke Sorong saya masih sempat main TikTokan sama dia, ” tutur Rima sedih. (sar)




×


Pelesir ke Raja Ampat yang Berujung Tragis

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link