MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar sudah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji Laskar Pelangi yang lulus.
Anggaran yang dialokasi tersebut bersumber dari APBD 2022 senilai Rp189.378.000.000.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Dakhlan menjelaskan anggaran tersebut disiapkan untuk gaji Laskar Pelangi jika diasumsikan yang diterima sebanyak 11 ribuan orang.
“Jadi untuk tahap awal, Pemkot Makassar sudah siapkan anggaran senilai Rp189.378.000.000 untuk gaji Laskar Pelangi dengan jumlah sekitar 11 ribuan. Tentu dana tersebut akan dikondisikan tergantung berapa pastinya Laskar Pelangi yang bakal direkrut,” kata Dakhlan.
Dia mengemukakan, anggaran yang disiapkan tersebut baru untuk gaji. Karena nantinya, mereka juga akan mendapat tunjangan operasional lapangan. Namun itu khusus untuk beberapa OPD tertentu dengan beban kerja yang cukup besar.
“Pasti ke depan, anggaran yang disiapkan akan disesuaikan dengan angka yang disebutkan Pak Wali,” jelas Dakhlan.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, pihaknya masih sementara menghitung-hitung kemampuan APBD untuk pembayaran gaji Laskar Pelangi.
Dia mengatakan, gaji mereka nantinya dipastikan akan lebih besar dibanding gaji tenaga honorer atau kontrak.
Jika sebelumnya, gaji honorer atau kontrak hanya berkisar Rp1,5 juta per bulan, maka Laskar Pelangi nantinya akan mendapat gaji berkisar Rp2,3-2,5 juta.
Namun, kenaikan honor Laskar Pelangi tersebut dipastikan akan memberatkan keuangan Pemkot Makassar. Karena itu, Danny mengaku akan sangat berhati-hati dalam memutuskan berapa banyak nantinya Laskar Pelangi yang bakal direkrut.
Sekadar gambaran, kata Danny, jika dia merekrut 12 ribu Laskar Pelangi, maka anggaran yang harus disiapkan Pemkot Makassar selama setahun berkisar Rp550 miliar. (rhm)

