MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan mulai kerja ekstra dalam menyikapi informasi ada enam warga yang terkonfirmasi positif covid-19 varian omicron. Mereka berinisial MNS dan AKA dari Kabupaten Soppeng, AC dari Luwu, AAW dari Kabupaten Barru, CP dari Sidoarjo, dan H dari Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya melakukan penelusuran kontak erat (tracing) terhadap keenam warga yang terkonfirmasi omicron itu. Mengingat varian omicron ini penyebarannya lebih cepat, dirinya mengajak masyarakat untuk bekerja sama agar turut serta melakukan vaksinasi.
“Kemarin kita sudah melepas tim Mobile Vaccinator dengan melibatkan 1.000 nakes yang akan dikirim secara bertahap ke daerah,” kata Andi Sudirman, Rabu (9/2).
Ia pun mengakui, bahwa kasus covid-19 kini mulai melonjak. Olehnya itu, pemprov bersama TNI-Polri serta Forkopimda berupaya dalam mencegah dan menekan penyebaran virus corona.
“Bapak Presiden Joko Widodo menekankan, bahwa ada dua hal yang menjadi kunci dari penanganan omicron, yakni edukasi protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi,” ungkapnya.
Hingga 9 Februari 2022, tercatat 451 kasus, dengan kasus baru sebanyak 17. Sementara angka kesembuhan 97,10 persen dan angka kematian 2,02 persen.
Sementara itu, warga Kabupaten Takalar yang sebelumnya terkonfirmasi terpapar varian omicron telah meninggal dunia. Kasus tersebut merupakan yang pertama kali tercatat, sekaligus laporan fatalitas pertama varian omicron di Sulsel.
Koordinator Posko Satgas COVID-19 Sulsel dr Arman Bausat, membenarkan hal tersebut. Warga Takalar itu telah berpulang pada 28 Januari 2022 lalu.
“Meninggal minggu lalu. Tapi penyebab meninggalnya tidak serta merta karena omicron. Kan penyakit lainnya,” kata Arman saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (9/2).
Warga tersebut diketahui memiliki penyakit komorbid berupa TBC dan HIV. Penyakit itu sudah lama dideritanya. Kemungkinannya, varian omicron turut memperparah penyakit tersebut.
“HIV itu kan menyebabkan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga menyebabkan gampang infeksi. Akhirnya kena TBC. Terakhir kena covid-19,” kata Arman.
Pasien tersebut dinyatakan positif varian Omicron pada 22 Januari 2022. Artinya, warga tersebut meninggal dunia hanya berselang enam hari setelah dinyatakan positif varian Omicron.
Kondisi itu kemudian membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Padjonga Dg Ngalle di Takalar. Sebelum dinyatakan positif varian Omicron, dia juga diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Maluku.
Untuk itu, Arman mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena bukan tidak mungkin varian omicron telah menyebar jauh namun tidak terdeteksi.
“Sama dengan imbauan pemerintah pusat, kalau bisa kita hindari dulu tempat-tempat keramaian. Orang tua yang lansia, kalau tidak penting sekali tidak perlu keluar-keluar dulu. Dikurangi mobilitasnya,” kata Arman.
Gedung DPRD Sulsel Disemprot
Gedung sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan disemprot oleh petugas dari Satgas Covid, Rabu pagi (9/2). Penyemprotan disinfektan dilakukan setelah Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari dilaporkan terpapar covid-19 pada Selasa (8/2).
Penyemprotan dilakukan dengan menyisir semua ruang fraksi dan komisi, baik yang ada di lantai satu maupun lantai dua gedung wakil rakyat.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Sulsel M Jabir, membenarkan adanya penyemprotan. Ketika ditanya apakah para anggota dewan akan dilakukan PCR, M Jabir menepisnya. “Tidakji, Pak. Yang ajudan dan sopir serta staf protokol yang PCR,” ucap M Jabir, kemarin.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin berharap agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut. Ketika ditanya apakah semua wakil rakyat perlu dilakukan PCR, Darmawangsyah Muin yang juga sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel ini menegaskan bahwa yang terpenting dilakukan adalah bagaimana kita menjaga kesehatan dan imunitas tubuh. ”Jaga imunitas tubuh. Meski kita sudah divaksin kalau imunitas tubuh tidak terjaga dengan baik, maka bisa juga merepotkan,” imbuhnya.
Kondisi Danny Membaik
Hari kedua isolasi mandiri, Rabu (9/2), kondisi Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dilaporkan semakin membaik. Jika sehari sebelumnya Danny sempat merasakan gejala flu dan kerongkongan sakit, kemarin berangsur hilang.
Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr Nursaidah Sirajuddin menerangkan, laporan dari tim RSUD Daya yang bertugas di kediaman pribadi wali kota, Jalan Amirullah, tensi atau tekanan darah normal pada angka 130/80, saturasi 97, pernapasan 28 kali per menit, suhu tubuh 36,6 derajat.
“Dari laporan tim medis RSUD Daya, kondisi Pak Wali sangat bagus. Tekanan darah terukur 130/80, normal. Pernapasan 28 kali per menit, suhu 36,6 derajat. Saturasi 97 dan tidak ada keluhan,” ungkap wanita yang akrab disapa dr Ida ini, kemarin.
Hal yang sama disampaikan Kepala Bagian Protokol Setda Kota Makassar Suhur. Di menjelaskan, wali kota sejauh ini sudah enak diajak bicara dan tidak demam. Namun tekanan darahnya kadang naik, kadang juga turun.
“Alhamdulillah, kondisi Bapak Wali Kota sudah agak baikan. Tidak ada keluhan. Namun beliau masih menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.
Dia melanjutkan, Danny memilih isolasi mandiri di kediaman pribadinya dalam sebuah kamar kosong yang khusus diperuntukkan jika ada tamu yang mau menginap. “Kondisinya sudah baikan. Batuk flu, tidakmi. Sakit tenggorokan juga tidak,” ungkap Suhur.
Suhur menambahkan, pascadiketahui wali kota positif covid, dia pun menginstruksikan seluruh staf protokol yang kerap berinteraksi dengan wali kota untuk melakukan swab. “Saya juga langsung swab. Alhamdulilah hasilnya negatif. Namun ada tiga staf protokol yang hasilnya reaktif. Mereka juga sementara menjalani isolasi mandiri,” tandasnya.
Data terbaru disampaikan dr Ida, di Kota Makassar jumlah warga yang terpapar covid pada Selasa (8/2) hingga pukul 23.59 Wita sebanyak 185 kasus. Angka itu mengalami kenaikan dibanding sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 57 kasus.
Dari data, kata dr Ida, kecamatan yang terbanyak penambahan kasusnya adalah Tamalate 26 kasus. Menyusul Kecamatan Biringkanaya 25 kasus, dan Rappocini 23 kasus. (jun-rif-rhm)

