MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny) akan menunjuk penjabat (Pj) RT/RW. Rencananya, pekan ini Danny sudah akan menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pj RT/RW. Namun sebelumnya, Danny akan meminta klarifikasi dari lurah/camat soal orang-orang yang ditunjuk sebagai Pj RT/RW.
Danny menjelaskan, dirinya tidak mau kalau timbul pro kontra soal penunjukan Pj RT/RW. “Jangan sampai nasibnya seperti Laskar Pelangi. Banyak pro kontra dan aksi protes saat sudah diumumkan,” kata Danny.
Rencananya, RT/RW yang terpilih nantinya akan diikutkan rapat koordinasi khusus (Rakorsus) pada 10 Maret mendatang. Klarifikasi yang akan dilakukan terkait seperti apa kapasitas calon PT RT/RW yang telah diajukan.
“Saya mau klarifikasi. Harus dipresentasikan kenapa pilih ini kenapa tidak pilih itu. Kenapa kasih nilai merah ini, nilai kuning itu. Kan camat dan lurah yang menilai,” kata Danny.
Apa yang dilakukan itu, tambah dia, untuk membuktikan kepada seluruh pihak, termasuk politisi bahwa apa yang dilakukan tidak ada kaitannya dengan politik. Semu dilakukan secara fair. “Saya juga mau buktikan ke.teman-teman politisi juga, tidak usah khawatir tidak ada politiknya ini saya sendiri tidak campur,” tambahnya.
Dia mengatakan, kendati berstatus penjabat, para Ketua RT/RW yang ditunjuk nantinya harus memenuhi beberapa kriteria. “Jadi ada penilaian dan evaluasi. Saya bilang, yang buruk jangan dipakai jadi Pj. Yang baik silahkan pakai. Itu saja,” ungkap Danny.
Khusus pemilu raya untuk mendapatkan ketua RT/RW definitif nantinya, Danny menekankan tetap harus memenuhi delapan indikator yang sudah diatur sepeti ada pemilihan RT/RW sebelumnya. (rhm)

