pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dulu Mengajar Bimbel, Kini Mentor Pebisnis Pemula

Husnah Yusuf, Founder Komunitas Profit Protokol

DULUNYA Husnah Yusuf adalah pengajar di sebuah lembaga bimbingan belajar (bimbel). Kini ia menjadi seorang mentor bagi pembisnis pemula yang tidak punya modal besar, namun ingin menggeluti bisnis.

KOMUNITAS Profit Protokol, di sinilah Husnah menjadi founder. Ia merintisnya di akhir 2016. Ini merupakan komunitas bisnis bagi pemula. Di dalamnya tergabung orang-orang yang baru jualan, ingin menambah pendapatan, serta menghadapi masalah finansial, yang kalau bicara modal besar mereka tidak memilikinya.
”Kami memulainya dari modal yang nominalnya kecil. Dari sini mereka belajar dan disatukan untuk kemudian saling support. Saling belajar dan mencari solusi. Tentu ada mentor di dalamnya,” ujar Husnah ketika menjadi tamu siniar (podcast) untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar.
Komunitas Profit Protokol berusaha mengotrol profit anggotanya. Karena selama ini ada yang sudah mendapat profit namun arahnya tidak jelas ke mana. Dengan begitu, diharapkan di komunitas ini tercetak pengusaha tangguh yang arah profitnya benar
Untuk menjadi anggota, menurut Husnah, semua bisa bergabung. Tidak ada uang pendaftaran untuk masuk. Ketika hendak berbinsnis, Husnah menjadi mentornya. Produk tertentu telah disiapkan. Anggota diajari dari awal. Saat ini Profit Protokol telah memiliki 1.000-an anggota.

Bagi Husnah, dunia bisnis dan mentor tidaklah asing. Jebolan Fakultas Pertanian Unhas ini sudah mengajar di bimbel ketika masih duduk di bangku kuliah semester tiga. Ia juga belajar bisnis dari situ, sehingga tidak lagi meminta jajan dari orang tua. Sampai sekarang jiwa bisnis itu tetap melekat.
”Kalau di LBB dulu mengajar mereka yang mau mengikuti SMPTN, yang mau masuk SMP dan SMA. Sekarang mengajari orang bagaimana mencari nafkah. Sama-sama mengajar,” tandasnya.
Sebelum beralih, bisnis pendidikan yang digeluti Husnah masih baik-baik saja. Ketika itu ia berpikir apa perluasan usaha yang bisa dilakukan. Akhirnya dipertemukan dengan bisnis ini.
”Momentum besarnya pada saat pandemi. Ketika bisnis pendidikan libur, saya sudah punya yang lain. Bisa dijalankan dari rumah tanpa sewa ruko, tanpa ribet dan punya penghasilan. Pengalaman di bisnis konvensional saya terapka di sini,” terangnya

Pengalaman pernah sewa tempat dengan budjet yang besar di awal, Husnah menyadari bahwa banyak pengusaha pemula yang tidak punya modal hingga ratusan juta. Ia lalu memikirkan produk apa yang cocok dikembangkan di tengah pandemi. Termasuk untuk mewadahi orang-orang yang dipecat dari pekerjaannya sebagai dampak pandemi. Begitu pula dengan mereka yang hanya punya modal kecil.
”Dari bisnis ini mengajari kita bahwa pembeli tidak melulu orang Makassar. Mereka datang dari mana saja. Dan yang perlu dipahami bahwa produk itu bukan sekadar halal. Tapi juga bagaimana kita bisa menjual produk yang bermanfaat,” jelasnya.

Guna merekrut anggota, Komunitas Profit Protokol intens menggelar seminar. Kenapa orang tertarik untuk bergabung, karena komunitas ini menjawab kebutuhan mereka.
”Bagi pebisnis pemula, yang agak sulit modal dan minim pengalaman, saran saya cari proses marketing yang langsung ke penawaran. Karena bisnis itu dimulai dari penawaran, bukan produksi,” ujar Husnah. (*/rus)




×


Dulu Mengajar Bimbel, Kini Mentor Pebisnis Pemula

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link