MAKASSAR, BKM — Dua persoalan yang kerap dihadapi jelang ramadan adalah naiknya harga kebutuhan pokok serta semakin maraknya anak jalanan serta gelandangan dan pengemis (anjal gepeng).
Mengantisipas problematika tersebut, Pemerintah Kota Makassar akanmembentuk dua satuan tugas (satgas), yakni satgas pangan terpadu untuk pengendalian kebutuhan pokok serta satgas penertiban dan penanganan anjal.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto, menginstruksikan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar membuat grup WhatsApp untuk melalukan koordinasi terhadap kontrol harga dan stok kebutuhan pokok. Dia juga meminta lurah dan camat untuk masuk dalam grup whatsapp tersebut.
“Jadi saya perintahkan dibentuk satgas pangan terpadu, perintahkan bikin whatsup grup untuk share, perintahkan camat lurah tiap hari kontrol semua distributor,” ungkap Danny saat ditemui di Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Rabu (23/3).
Dia melanjutkan, khusus untuk dinas perdagangan, diperintahkan membuat forum distributor supaya penyaluran kebutuhan pokok bisa tepat sasaran.
“Kita pantau distibutornya. Berapa stok, tersalur ke pasar. Itu saja tugasnya. Memastikan itu. Karena ternyata banyak (stok) ditaruh di sini (Makassar) tapi dijual di Polmas misalnya. Tadi ditemukan seperti itu,” tambahnya.
Hasil rapat dengan pemerintah pusat, kata Danny, pemerintah daerah diminta untuk selalu mengontrol ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya tiga komoditi yakni minyak goreng, gula pasir, serta bawang putih.
“Alhamdulillah, ternyata di Makassar yang masih bersoal hanya minyak goreng. Stok sudah banyak namun harganya cukup mahal. Sementara kebutuhan pokok lainnya masih stabil,” terangnya.
Sementara itu, khusus mengantisipasi serbuan anjal dan gepeng jelang Ramadan, kata Danny, pihaknya akan membuat monitoring serta menggelar Rakorsus dalam waktu dekat.
“Butuh upaya antisipasi dan penanganan anjal secara komprehensif. Karena berdasarkan situasi tahun-tahun sebelumnya, anjal dan gepeng akan semakin banyak beraksi di Makassar saat Ramadan,” tandas Danny. (rhm)

