pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hampir Pingsan, tapi Demi Merah Putih Harus Sampai Finish

Anwar Tarra, Pedayung Asal Sulsel Peraih Medali Emas Sea Games 2021 Vietnam

SATU lagi bukti bahwa hasil tak pernah mengkhianati usaha. Anwar Tarra Daeng Sibali menunjukkan hal itu. Berkat usaha dan kerja kerasnya dalam berlatih, ia kembali mengukir prestasi dari dunia olahraga dayung. Lagi-lagi ia mampu berbicara di kancah internasional dengan menyabet medali emas pada perhelatan Sea Games 2021 di Vietnam.
”Alhamdulillah, saya meraih medali emas. Posisi kedua Thailand dan ketiga Myanmar. Yang masuk final hanya enam negara dari 11 negara peserta. Alhamdulillah, dayung Indonesia dari 11, masuk sembilan besar. Lalu enam besar. Terakhir dayung Indonesia yang juara. Terima kasih buat masyarakat Indonesia, Sulsel, dan Gowa. Terkhusus bagi keluarga saya di Bontonompo yang telah mengiringi perjuangan saya dari awal hingga final, ” ucap Anwar Tarra dalam pembicaraan melalui sambungan telepon selular, Jumat malam (20/5).
Perjuangan Anwar untuk meraih medali emas tidaklah mudah. Bahkan, pedayung senior yang telah berusia 35 tahun itu harus bisa menjaga kondisinya supaya tetap stabil, agar tidak pingsan untuk sampai ke garis finish.

Anwar Tarra yang saat ini tercatat sebagai pegawai di Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Sulsel, mengaku selama bertanding di Sea Games yang sempat tertunda setahun ini, persaingan ketat terjadi antarnegara. Terutama dari tuan rumah Vietnam serta pedayung Thailand dan Myanmar.
“Kita tahu atlet Vietnam sangat-sangat bagus dan sudah matang mempersiapkan diri untuk ajang ini. Karena penundaan selama setahun lebih, sangat berpotensi mereka lebih bisa lebih bagus. Tapi Alhamdulillah saya bisa meraih mendapatkan medali emas itu. Perjuangan saya keras. Saya hampir pingsan saat detik-detik terakhir. Tapi saya pikir, untuk merah putih sampai titik darah penghabisan itu tidak ada namanya bayaran berapa pun harganya. Demi merah putih saya harus sampai di finish. Yang saya pikirkan saat itu,
saya harus tunjukkan bahwa saya tidak akan pernah menyerah untuk sampai di garis finish,” tegas ayah dari Talita Alfanatesya, Keino Aldefito, Algazali, dan almarhum Saqwil Alfatih ini.

Mengenal olahraga dayung sejak tahun 2002 lalu, Anwar Tarra terus eksis berlatih dan menekuni bakat alamnya ini. Karena ketekunannya, pria kelahiran Bontonompo, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel ini akhirnya masuk dalam skuad Timnas Dayung sejak 2005 hingga sekarang.

Berbagai event bergengsi, baik lokal, nasional maupun internasional telah dijajalnya.
Suami Jumriani (karyawan PDAM Tirta Jeneberang Gowa) ini pun mampu menorehkan nama terharum untuk daerah kelahirannya, Gowa, Sulsel, serta Indonesia. Terakhir, ia bergabung dalam timnas dayung untuk berlaga di Games 2021 Vietnam. Anwar bersama empat pedayung asal Sulsel, bergabung dalam 12 atlet Indonesia di Sea Games 2021 yang baru bisa digelar 2022 ini akibat pandemi Covid-19.

Di kelas cano putra 500 meter, Anwar mampu masuh finish mendahului pedayung Thailand dan Myanmar. Pada Sea Games kali ini, ia hanya turun pada dua kelas, masing-masing cano putra 1.000 meter dan 500 meter.

Anwar yang merupakan binaan POSDI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) Sulsel ini sangat bersyukur dengan perhatian dan kepedulian Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Keraeng. Keduanya disebut telah banyak memberikan ruang bagi dirinya, sehingga komitmennya membawa nama harum Kabupaten Gowa, Sulsel bahkan Indonesia mampu diwujudkan dan terus dijaganya.
Anwar Tarra juga tak melupakan perhatian besar dari ketua PODSI Gowa yang juga Dirut PDAM Tirta Jeneberang Gowa Hasanuddin Kamal, yang selama ini membimbingnya menjadi pedayung andal.

“Semoga cabor dayung di Gowa makin berkualitas, dan kehadiran saya di Timnas dayung menjadi motivasi bagi para atlet junior dayung di Gowa dan di Sulsel, juga di Indonesia,” kata Anwar Tarra.
Ia juga punya harapan besar ke depan, khususnya pada cabang olahraga dayung. Anwar terobsesi di antara anak-anaknya ada yang mengikuti jejaknya. Asa itu pun mulai menampakkan titiknya. Satu orang putranya, yakni anak kedua bernama Keino Aldefito sudah menggeluti hobinya sebagai pedayung. Bahkan Keino yang dilatihnya oleh Anwar sendiri, kini siap-siap melenggang ke Porprov yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sinjai-Bulukumba tahun ini.

“Alhamdulillah, saya sudah punya keturunan yang cinta dayung, yakni Keino. Bahkan dia sudah menembus Porprov, dan kini sedang pemantapan latihan. Putra saya satunya lagi, yakni Al Gazali ternyata juga mulai hobi dayung. Ia sudah menyatakan mau seperti bapaknya jadi pedayung andal. Dia tak henti mensupport saya selama ikut tanding. Semangat Bapak, semoga menang. Saya bangga Bapak juara. Ayo semangat Bapak, jangan kasih kendor. Begitu ia selalu memberi semangat kepada saya,” kata Anwar mengisahkan tentang Al Gazali.

Anwar Tarra pun mengungkap suka dukanya selama bertanding. Menurut dia, tugasnya dalam menghadapi pertandingan kali ini sangat besar. Apalagi dirinya memikirkan tentang usianya yang sudah tak lagi muda lagi.

“Usia saya sekarang 35. Dibanding atlet lainnya, mereka jauh lebih energik dari saya. Makanya saya pikir di umur sekarang ini tidak mudah untuk meningkatkan kondisi fisik atau seperti apalah itu. Namun, saya tetap yakin dan menumbuhkan hal positif dalam diri bahwa ini hanya tergantung kepada diri sendiri. Tergantung pada kesadaran kita sendiri untuk selalu menghormati diri sendiri. Menjaga stamina diri dengan cara istirahat yang baik dan menjaga pola makan dan tidur yang baik. Ini support diri. Termasuk adanya motivasi besar dari keluarga,” kata Anwar Tarra.

Terkait prestasi gemilang yang diraih atlet dayung Gowa ini, Ketua PODSI Gowa Hasanuddin Kamal mengaku bangga Anwar Tarra kembali menorehkan prestasi terbaik di kancah internasional.

“Semoga prestasi ini terjaga dan bertambah oleh para atlet junior dayung Gowa lainnya. Sebagai ketua PODSI, saya sangat bangga kepada Anwar Tarra. Semoga olahraga dayung di Gowa makin berkembang dan semua atletnya berprestasi, ” jelas Hasanuddin Kamal saat dihubungi BKM, Sabtu (21/5/2022) usai melakukan video call dengan Anwar Tarra setelah menerima medali emas di Sea Games dua hari lalu.

Terpisah, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio yang dihubungi terkait medali emas yang diraih atlet Gowa di Sea Games ini, mengatakan sangat bangga dengan prestasi yang diperoleh Anwar Tarra.

“Dengan raihan dan prestasi ini bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Gowa. Kami bangga, dan mewakili pemerintah kabupaten dan masyarakat Gowa saya ucapkan terima kasih banyak atas prestasinya, dan ini membawa nama Gowa semakin baik,” ujarnya. (sar)




×


Hampir Pingsan, tapi Demi Merah Putih Harus Sampai Finish

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link