MAKASSAR, BKM — Universitas Terbuka (UT) saat ini semakin dikenal di Sulsel dengan promosi dan sosialiasasi yang cukup gencar dilakukan lewat media massa dan media sosial.
Selain itu, kehadiran Salut (Sentra Layanan UT) pada beberapa kabupaten dan kota di Sulsel akan semakin mendekatkan dan memudahkan masyarakat mendapat informasi soal UT.
”Pengembangan Salut di kabupaten dan kota di Sulsel akan terus digencarkan. Rencananya akan dilakukan pembukaan dan peresmian Salut di empat kabupaten, masing-masing di Maros, Pangkep, Parepare, dan Luwu Timur,” ujar Direktur UT Makassar Hasanuddin pada rapat koordinasi dengan para pengelola Salut se-Sulsel di kantor UT Makassar, Rabu (8/6).
Rakor dipimpin Penanggung Jawab Kerja Sama Humas dan Alumni UT Makassar Prof Dr H Abdul Rahman. Turut hadir Dr Hendrian dari UT Jakarta.
Adapun pengelola Salut yang hadir yakni dari Gowa, Maros, Pangkep, Parepare, Wajo, Bone, Jeneponto, dan Parepare.
Lebih jauh Hasanuddin menjelaskan, UT target mahasiswa 500 ribu sepanjang tahun 2022. Khusus UT Makassar dengan wilayah kerja Provinsi Sulsel target 9.000 mahasiswa perlu direspons dengan mendekatkan UT di tengah masyarakat
.
Dr Hendrian dalam pengarahannya meminta pengelola Salut mensosialisasikan keunggulan UT dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya.
”
Lewat PJJ (Pembelajaran Jarah Jauh) kuliah lebih fleksibel, belajar lebih efisien dan efektif, biaya sangat murah, kualitas pembelajaran terbaik dalam pembelajaran PJJ se-Indonesia, kuliah di UT dengan cara kuliah modern dan kekinian,” jelasnya. (rls)

