MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar menargetkan akan melaunching sebanyak 21 Lorong Wisata (Longwis) pada 17 Agustus mendatang.
Berbagai persiapan telah dilakukan. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) sebagai OPD yang mengkoordinir Longwis sudah menggelar beberapa kali rapat koordinasi untuk membahas percepatan program ini.
Dalam beberapa kali rapat, disepakati butuh pembentukan dewan lorong wisata.
Kepala Dinas DKP, Rheza, menjelaskan, keberadaan dewan lorong bertujuan untuk mengamankan aset pemerintah kota di setiap lorong wisata.”Kita minta dewan lorong itu bisa tuntas pekan ini,” tegas Rheza.
Apalagi untuk mendukung program lorong wisata, pemerintah akan menyiapkan instruktur yang memadai.
Mulai dari CCTV hingga lampu lorong. Termasuk menjaga tanaman hidropnik yang akan dihadirkan di lorong wisata garden.
“Jadi salah satunya itu menjaga aset-aset pemerintah kota. Ini yang sementara diramu di Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala),” jelasnya.
Kata Rheza, mereka yang ditunjuk sebagai dewan lorong wisata yakni tokoh masyarakat, anak muda kalangan milenial, dan perwakilan gender.
“Ada tiga dewan lorong di setiap lorong wisata. Ini yang harus dibentuk di lorong dan harus dimusyawarahkan bersama RT/RW dan lurah,” bebernya.
Saat ini pemerintah kota sementara menggenjot pengadaan lorong wisata. Apalagi, puluhan lorong wisata yang menjadi pilot project akan dilaunching pada 17 Agustus 2022, mendatang.
“Sudah proses tender rata-rata OPD terkait dengan fisiknya. Insyaallah kita kejar launching,” tutupnya. (rhm)

