MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong pengembangan kawasan wisata Rammang-rammang yang ada di Kabupaten Maros.
Apalagi, kawasan yang termasuk dalam bagian Geopark Maros-Pangkep ini tengah menjalani proses asesmen Unesco untuk menjadi Global Geopark, serta termasuk desa wisata.
Tekad dan komitmen itu diwujudkan dengan penyerahan bantuan keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2022 senilai Rp8 miliar untuk mendukung revitallisasi kawasan wisata Rammang-rammang.
Bukan hanya Maros, Rp7 miliar untuk atasi banjir juga diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Pemprov Sulsel menaikkan nilai bantuan keuangan daerah bawahan kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Tahun 2021, bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel untuk Pemkab Bantaeng senilai Rp 5 Miliar.
Penyerahan bantuan keuangan tersebut diserahkan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kepada Bupati Maros AS Chaidir Syam dan Bupati Bantaeng Ilham Azikin di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/6).
“Hari ini (kemarin) diserahkan bantuan keuangan kepada Kabupaten Maros senilai Rp 8 miliar, untuk pengembangan kawasan Rammang-rammang. Dipoles untuk lebih baik,” ungkap Andi Sudirman.
Menurut Andi Sudirman, kawasan Rammang-rammang merupakan desa wisata yang memiliki potensi besar untuk pariwisata di Sulsel.
“Dekat dari Kota Makassar, dekat dari bandara. Ini peluang untuk mendatangkan wisatawan hingga dari mancanegara,” jelasnya.
“Hal ini juga menjadi upaya kita untuk membangkitkan dan memulihkan pariwisata serta ekonomi. Terlebih ini merupakan wisata unggulan yang bisa menggeliatkan PAD bagi desa,” terangnya.
Sedangkan Kabupaten Bantaeng anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan cekdam Kasiping untuk penanggulangan banjir dan penyediaan air baku.
Hal ini sebagai wujud perhatian Gubernur Andi Sudirman dengan daerah yang akrab disapa Butta Toa, untuk penanggulangan banjir.
“Kita juga menyerahkan bantuan keuangan untuk Pemkab Bantaeng senilai Rp7 miliar untuk penanggulangan banjir. Ini sesuai kunjungan kami saat kejadian banjir tahun lalu,” kata ASS.
Ia berharap, bantuan keuangan ini dapat direalisasikan oleh Pemkab Bantaeng, dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di Bantaeng.
“Kita berharap dengan rehab pada cekdam ini, akan mengoptimalisasi dalam mengatasi banjir dan juga sebagai penyediaan air baku,” jelasnya.
Bupati Bantaeng Ilham Azikin memberi apresiasi untuk Pemprov Sulsel. “Hormat dan terima kasih, tahun ini Bantaeng kembali mendapatkan support seperti tahun sebelumnya. Atas kebijakan Bapak Gubernur, pemerintah provinsi kembali mensupport bantuan keuangan, yang kita akan fokuskan kepada peningkatan pelayanan dasar masyarakat di Bantaeng,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa bantuan keuangan tahun 2021 lalu untuk penanganan ruas Jalan Kayu Loe – Lannying IV sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Tahun sebelumnya, kebermanfaatannya dirasakan, atas suporting itu betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat,” imbuhnya.
Menurut Ilham, alokasi bantuan keuangan tahun ini merupakan bagian dari usulan dan verifikasi kunjungan lapangan dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat terjadi banjir tahun lalu. (jun)

