GOWA, BKM — Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan sejumlah perlatan dapur di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Gowa. Peralatan tersebut untuk memudahkan para pembina dan santri yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan.
Penyaluran paket alat-alat dapur kali ini menjadi ikhtiar lembaga kemanusiaan ACT di Pondok Pesantren Rahmatan Lil’alamiin (Khalid Bin Walid) yang berada di Lingkungan Samata, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Bantuan paket home ware tersebut diterima langsung oleh para santri serta pembina pondok pesantren pada Selasa (28/6).
Setiap harinya ratusan porsi makanan disajikan untuk memenuhi kebutuhan para santri juga pembina yang mondok di sana,. Keterbatasan alat dapur seperti piring, alat masak, dan lainnya cukup dirasakan saat ini.
Firman dari tim program ACT Sulsel menyampaikan kekurangan perlengkapan alat dapur atau rumah tangga kerap kali menjadi keluh mereka, saat tim relawan ACT berkunjung ke pondok pesantren.
“Sebuah kesyukuran buat kita semua, berkat kolaborasi yang terus kami lakukan berbagai program terus berjalan dengan baik, kali ini beberapa paket perlengkapan rumah tangga dari mitra kami yaitu Tira Satria Niaga turut menyambangi saudara kita yang saat ini mondok di pesantren,” tutur Firman sesaat setelah mendistribusikan paket home ware tersebut.
Masih tergolong pra sejahtera, pondok pesantren Khalid Bin Walid saat ini membina 82 santri yang memiliki latar belakang keluarga tidak mampu.
“Turut menjadi perhatian kami sebagai lembaga sosial, anak-anak yang belajar disini rata-rata keluarga tidak mampu. Ada berstatus yatim piatu dan duafa. Juga ada beberapa di antaranya merupakan mualaf yang ingin belajar tentang agama Islam,” tambah Firman.
Bantuan berupa perlengkapan dapur diharapkan dapat memudahkan mereka untuk memasak, juga dapat mengganti alat-alat dapur lainnya yang kini sudah mulai rusak. (rls)

