MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memusatkan salat IdulAdha1443 Hijriah tahun ini di pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna di Centerpoint of Indonesia (CoI) Makassar.
Kepala Biro Kesejahteraan Setda Pemprov Sulsel Iqbal Najamuddin, mengatakan lokasi tersebut menjadi tempat pelaksanaan salat Iduladha pada Minggu (10/7). Jadwal ini mengikuti yang ditetapkan pemerintah berdasarkan sidang isbat.
“Tanggal 10 sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. Yang dipakai hanya pelatarannya seperti kemarin waktu Idulfitri. Kita pakai hingga pelataran Lego-lego,” kata Iqbal, Senin (4/7).
Iqbal menyebutkan, kondisi pelataran masjid tersebut cukup baik saat digunakan untuk salat Idulfitri lalu. Masyarakat juga sangat antusias mencoba salat di sana yang baru pertama kali digunakan.
“Bagus keadaannya waktu Idulfitri. Jadi kita ulangi lagi pakai pelataran itu. Kapasitasnya kemarin sampai 5.000-an. Kalau full bisa sampai 7.000 atau 10.000 orang. Termasuk di depannya itu parkiran mobil,” kata Iqbal.
Jemaah yang akan berlebaran di sana tetap wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker. Petugas akan membagikan masker kepada orang yang akan memasuki area pelataran.
“Meskipun ada imbauan dari Bapak presiden kalau di luar ruangan sudah tidak perlu lagi menggunakan masker. Tapi kami dari panitia tetap membagikan masker kepada setiap jemaah yang masuk pada saat pelaksanaan salat Iduladha,” katanya.
Walaupun pelataran Masjid Asmaul Husna 99 Kubah telah digunakan salat Iduladha, panitia tidak mengadakan pemotongan hewan kurban seperti lokasi lainnya. Pasalnya, sebagian bangunan masjid masih dalam tahap pembangunan.
“Untuk sementara tidak ada pemotongan hewan kurban karena kondisi masjid sekarang masih dipakai. Karena sementara pembangunan, khawatirnya nanti ada terganggu dengan aktivitas pembangunan,” ujarnya. (jun)

