MAKASSAR, BKM — Menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah, Harian Berita Kota Makassar bekerja sama Dinas Pendidikan dan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Gadjah Mada menggelar Karnaval Muharram. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar Alimuddin Tarawe, Sabtu (30/7). Karnaval mengambil titik start dan finish di Lapangan Karebosi.
Sebanyak 133 SD dari 14 kecamatan di ambil bagian dalam kegiatan ini. Masing-masing sekolah mengikutkan 30 orang muridnya sebagai peserta. Mereka melalui rute Jalan Jenderal Sudirman, RA Kartini, Kajaolalido, dan Ahmad Yani.
Dari hasil penilaian yang dilakukan tim juri, SD Negeri Beroanging, Kecamatan Tallo berhasil keluar sebagai juara pertama. Disusul juara dua SD Negeri Baddoka, Biringkanaya. Juara tiga didapat SD Inpres Antang I.
Kepala SDN Beroanging Fatimah yang didampingi beberapa orang guru, mengatakan sebelum mengikuti karnaval, guru-guru di sekolahnya sangat antusias melatih anak didiknya. Mereka selalu memberi semangat, bahwa untuk meraih prestasi harus rajin berlatih.
”Alhamdulillah, dengan penuh semangat mereka rajin berlatih dan akhirnya bisa meraih juara,” ujar Fatimah.
Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah antusias melatih muridnya, serta dukungan dari para orang tua yang setia mendampingi anak-anaknya saat karnaval berlangsung. Termasuk menyiapkan kostum untuk mereka.
”Orang tua siswa selalu menjadi sahabat serta teman jika sekolah ingin mengadakan sesuatu. Karena mereka tahu bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pendidikan anak-anaknya,” ujar Fatima.

SDN Beronging merupakan sekolah Adiwiyata Provinsi. Juga angkatan pertama menerapkan IKM sekolah penggerak.
Sementara SDN Baddoka yang keluar sebagai juara dua, berlatih selama tiga hari penuh sebelum ikut karnaval. Guru melatih dan memberikan penyadaran bahwa mereka harus memberikan yang terbaik bagi sekolah.
”Ibu Kepsek menginisiasi persiapan untuk iku karnaval dan menyampaikan bahwa kita harus tampil beda. Jangan apa adanya. Berlatihnya selama tiga hari full. Mereka ada 30 orang yang berasal dari kelas V dan VI,” tutur guru agama Islam SDN Baddoka yang mendampingi kepsek dan murid-muridnya.
Sebelumnya, murid dari SDN Baddoka telah mengukitr prestasi di sejumlah bidang olahraga. Di antaranya juara futsal, bulutangkis, serta gerak jalan. Drum band yang mereka tampilkan di ajang Karnaval Muharram, juga sudah sering ambil bagian dalam berbagai ajang.
Direktur Harian Berita Kota Makassar Dr Mustawa Nur saat pembukaan karnaval, menjelaskan Harian BKM selalu mendorong terlaksananya kegiatan-kegiatan positif di masyarakat. Itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan dan pembangunan Kota Makassar.
“Karnaval Muharram ini sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk mendorong generasi muda, khususnya anak Sekolah Dasar agar selalu berbuat positif, khususnya dalam memahami hari besar Islam. Ini sangat baik,” ujar Mustawa.

Lebih jauh dikemukakan, selama ini Harian Berita Kota berusaha untuk menyajikan informasi-informasi menarik, salah satunya terkait dunia pendidikan di Makassar. Dengan konvergensi media yang ditawarkan, Harian Berita Kota Makassar sekarang bisa ditonton, dibaca, dan didengar, masyarakat lebih mudah dalam mengakses informasi.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar Alimuddin Tarawe, menerangkan kegiatan Karnaval 1 Muharram yang dilaksanakan ini menjadi momen untuk merefleksi kembali perjalanan Nabi Muhammad Saw dalam memperjuangkan syiar Islam. Dia mengajak seluruh yang hadir untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai awal dimulainya kita memperbaiki diri.
Dia melanjutkan, konsep pendidikan Kota Makassar yang dicanangkan ada tiga poin yakni karakter, literasi, dan numerasi. Konsep itu diambil dari karakter Rasulullah dalam membina umat muslim.

Dengan Karnaval 1 Muharram ini, lanjut Alimuddin, juga diharapkan para peserta didik bisa lebih memahami bahwa ternyata Islam juga punya tahun baru Hijriah. Bukan hanya tahun baru Masehi yang selama ini selalu dirayakan.
“Kami berharap peserta didik bisa lebih memahami dan mencintai Islam dengan baik. Lebih tahu hari-hari besar keagamaan,” tandasnya. (rhm)

