pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tolak Kencan Jika Ditawari Makanan Pedas

Valencia Cristina, Putri Remaja Indonesia Sulawesi Selatan 2021

BAGI sebagian orang, tak enak rasanya menikmati menu makanan tanpa yang pedas-pedas. Namun tidak demikian dengan Valencia Cristina. Ia bahkan rela menolak jika diajak kencan yang ditawarkan adalah makanan pedas.

USIA Valencia saat ini baru 17 tahun. Walau begitu, ia sudah menorehkan prestasi membanggakan. Bukan hanya pada skala provinsi, tapi juga pada level nasional.
Pemilik tinggi badan 167 sentimeter ini merupakan penyandang gelar Putri Remaja Indonesia Sulawesi Selatan 2021. Atas pencapaiannya itu, ia kemudian diutus mewakili Sulsel pada ajang yang sama di tingkat nasional. Hasilnya,Valencia meraih predikat Putri Remaja Best Speech 2021.
Menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar, Valencia menuturkan bahwa dirinya mulai menekuni dunia model ketika duduk di akhir bangku SMP. Di situ ia kursus, belajar cara jalan, dan pose Menyaksikan orang-orang yang elegan pembawan dan kharismanya.
”Semua yang saya lihat betul-betul menarik. Saya lalu bilang, kenapa tidak mencobanya. Akhirnya saya mulai. Naik SMA sudah biasa ikut lomba modeling,” tutur Valancia.

Walau begitu, Valencia mengaku pertama kali ikut lomba model di usia 13 tahun. Eventnya bertajuk TSM Icon Kids 2018. Pencapaian tertingginya ketika itu masuk semifinal.
Dukungan dari keluarga, menurut Valencia, sangat besar. Baik ketika dirinya mengikuti lomba akademik, maupun non akademi. Mereka selalu ada mendampingi. Karenanya, ia selalu berusaha tampil maksimal dalam setiap event yang diikuti.
Sebagai seorang remaja yang banyak beraktivitas, Valencia tak memungkiri biasa merasakan capek. Untuk menenangkan diri, ia punya cara tersendiri. ”Mundur sejenak dari kesibukan. Pasang earphone, dengar lagu atau baca buku,” ujarnya menyebut healing yang dilakukannya.
Ia juga mengaku suka makan. Namun, ada yang tidak disukainya, yaitu makanan pedas. ”Saya tidak terima diajak kencan kalau ada makanan pedas,” begitu penegasannya.

Ia juga punya tips untuk membangkitan rasa percaya diri. Menurut Valencia, dualunya ia seorang anak yang pemalu. Tidak bisa jalan di atas panggung.
”Tips yang paling bagus adalah menantang ketakutan kita yang paling besar itu. Kalau misalnya takut di atas panggung, justru yang harus dilakukan adalah naik dulu ke atas panggung. Mengumpulkan niat untuk naik. Ketika sudah merasakan pandangan orang-orang di situ, mulailah kita coba serap bagaimana cara bersikap bisa dipandang baik oleh seseorang. Ini yang harus dibangun terlebih dahulu,” tuturnya.
Meski begitu, Valencia tetap punya ”kecerobohan” yang tak akan pernah dilupakannya. Ketika itu ia mengikuti sebuah ajang pemilihan model dan tengah menjalani latihan bersama kontestan lain. Mulai dari anak-anak sampai remaja. Mereka ada dalam satu ruangan.
”Waktu itu saya ingin menyusul teman-teman. Tiba-tiba kesadung dan jatuh di depan banyak orang. Malu sekali rasanya. Tapi mau diapa, sudah terjadi. Akhirnya saya bangkit dan melanjutkan kegiatan,” jelasnya.

Untuk hal baik yang tak akan bisa dilupakan, ketika dirinya membawa nama Sulsel di kancah nasional. Sebab dirinya tidak hanya datang untuk berkompetisi dan memenangkan titel. Dalam proses karantina ia mendapat banyak teman, serta pelatihan dari mentor dan juri. Ilmu yang didapatnya diserap baik-baik. Hingga akhirnya Valencia terpilih menjadi Putri Remaja Best Speech 2021.
Milenial kelahiran 7 Juli 2005 ini membawa misi khusus ketika memilih terjun ke dunia entertain. Ia ingin membuktikan bahwa seorang anak itu tidak hanya bisa sukses di bidang akademik. Mereka semua punya minat dan bakat masing-masing yang bisa dikembangkan, walau mungkin ada yang tetap berpikiran bahwa pendidikan itu selalu nomor satu.
”Jadi pesan saya, bagi kamu yang sudah menemukan bakat yang dimiliki, latih terus. Itu yang akan membuat kamu unik bersama karakteristik masing-masing,” terang Valancia.

Prestasi yang diraihnya selama ini disambut positif teman-teman sekolah dan gurunya. Tak jarang Valencia dipilih menjadi salah satu narasumber di acara talkshow sekolahnya untuk memberi motivasi bagi adik-adik kelasnya.
Diakuinya, cara yang paling baik untuk mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar adalah memberikan pembuktikan. Sebab, perbuatan akan selalu bersuara lebih keras daripada pembicaraan. ”Kalau ada yang tidak percaya pada kemampuan kita, terutama orang tua, caranya adalah membuktikan. Kita kembangkan apa yang kita punya dan buktikan bahwa kita punya bakat,” tandasnya.
Walau begitu, ia tetap saja biasa merasa insecure. Namun, hal itu dijadikan sebagai motivasi untuk bisa lebih baik lagi. Caranya, memperbaiki diri dan mencoba memberi dampak yang lebih besar. Menutupi rasa insecure itu, dan cukup diri sendiri yang mengetahuinya, tidak perlu diperlihatkan kepada orang lain.

Selain model, Valencia mengaku suka dengan banyak bidang seni. Selain baca buku, ia senang mendengar lagu, menyanyi, akting, menggambar, dan melukis. Sebagian di antaranya ada yang digeluti lebih jauh. Salah satunya akting.
Teranyar, Valencia menjadi bagian dalam produksi film pendek Andini. Di dalamnya ia berlakon sebagai Siska, seorang gadis pendiam tapi pemberani. Film yang ikut dalam Festival Film Makassar (FFM) 2022 ini bergenre horor.
Valencia mengaku genre ini sangat bertolak belakang dengan dirinya. Ia bahkan paling takut dengan film horor. Namun, lagi-lagi ia ingin menaklukkan ketakutannya itu dengan mencoba bermain di dalamnya. ”Seru juga (main film horor). Kadang jantung mau copot,” imbuhnya.
Sebuah peristiwa dialami Valencia ketika menjalani produksi film ini. Ia sempat menyaksikan secara langsung orang kesurupan. Padahal waktu itu lima menit lagi dirinya akan take untuk adegang kesurupan.
”Waktu itu saya hanya bisa melihatnya saja karena tidak mengerti. Sekaligus belajar bagaimana kalau orang kerusupan. Sempat merinding. Setelah itu, waktu take pengambilan gambar, semuanya saya tiru betul kesurupannya. Hanya satu kali take langsung jadi,” terangnya. (*/rus)




×


Tolak Kencan Jika Ditawari Makanan Pedas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link