pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Alat Rusak, Pemasangan Rel dan Penutupan Jalan Ditunda

MAKASSAR, BKM — Balai Pengelola Perkeretaapian (BPKA) Sulsel berencana melakukan pemasangan rel kereta api di atas jalan poros Makassar-Parepare, tepatnya di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Untuk keperluan pemasangan rel itu, BPKA Sulsel akan menutup jalan poros, persis yang berada di lokasi pengerjaan.
Sedianya, penutupan jalan tersebut akan dilaksanakan pada Rabu (24/8) pukul 23.00 Wita hingga Kamis (25/8) pukul 04.00 Wita. Namun, rencana pemasangan rel tersebut batal dilaksanakan akibat adanya kerusakan pada alat pendorong hidrolis.

Karena itu, BPKA Sulsel menunda penutupan jalan. Rencananya, pemasangan rel kereta baru akan dilaksanakan, Rabu (31/8) pekan depan. Sehingga penutupan jalan poros baru akan dilaksanakan selama pengerjaan berlangsung, mulai Rabu (31/8) pukul 23.00 Wita hingga Kamis (1/9) pukul 04.00 Wita.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Perkeretaapian Maros-Pangkep Ari Wibowo menerangkan, dari hasil pemeriksaan dan uji coba akhir, ditemukan adanya kerusakan pada alat pendorong hidrolis.
“Butuh waktu untuk memberbaiki kerusakan tersebut. Jadi kita reschedule jadwal pergeseran jembatan kereta api rangka baja WTT-60 di jalan poros Makassar-Parepare pekan depan,” ungkap Ari Wibowo, Rabu (24/8).

Diapun menyampaikan permohonan maaf atas penundaan pekerjaan tersebut. “Mohon maaf, kami dari tim di lapangan menyampaikan bahwa pelaksanaan pergeseran jembatan ditunda karena ada kerusakan alat,” tambahnya.
Terkait pelaksanaan pergeseran jembatan di atas jalan poros Maros-Parepare, BPKA bersama Satlantas Kabupaten Maros telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Selama pengerjaan rel berlangsung, akan dilakukan penutupan jalan secara total di lokasi pengerjaan.

Disiapkan jalur alternatif untuk kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang akan mengarah ke Makassar dan yang akan mengarah ke Pangkep. Untuk kendaraan dari arah Pangkep ke Kota Maros, diarahkan untuk belok kiri sebelum SPBU Tambua, ke arah Desa Bontorea. Kemudian akan keluar di dekat Polsek Lau. Jaraknya kurang lebih 3 km.
Sementara, untuk jalur Maros ke Pangkep, ada jalur khusus yang dibuatkan di lokasi pengerjaan. Namun, hanya untuk roda dua dan roda empat. Tidak bisa dilewati oleh truk, kendaraan barang, kontainer, hingga bus.

Kendaraan-kendaraan besar tersebut terpaksa harus menunggu atau bersabar hingga pengerjaan pergeseran jembatan selesai dan jalan poros dibuka kembali.
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan Amanna Gappa menjelaskan, sejauh ini pihaknya mengebut pengerjaan rel kereta api Maros-Barru. Karena sesuai rencana akan diresmikan pada Oktober tahun ini.

Sejauh ini, lanjut Amanna Gappa, masih ada sekitar 10 km rel kereta api yang belum dikerjakan di Kabupaten Maros. Sementara di Kabupaten Barru, sepanjang 20 km arah ke Pelabuhan Garongkong.
“Jadi totalnya masih ada sekitar 30 km yang harus dirampungkan sebelum diresmikan Oktober mendatang,” tandas Amanna Gappa. (rhm)




×


Alat Rusak, Pemasangan Rel dan Penutupan Jalan Ditunda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link